Deddy Corbuzier Isyaratkan Aldi Taher Lelaki Pecundang, Minta Maaf Sempat Undang di Podcast
Instagram/mastercorbuzier
Selebriti

Deddy Corbuzier mengungkap alasan menyebut Aldi Taher lelaki pecundang. Ia menyoroti Aldi yang hanya berani menyebut kontennya bersama Dinar Candy termasuk maksiat.

WowKeren - Deddy Corbuzier mengomentari kelakuan Aldi Taher. Dalam podcast yang dibagikan pada Sabtu (15/5), Deddy menyinggung saat Aldi jadi bintang tamu dalam vlog Anya Geraldine. Dalam kesempatan itu, Aldi mengungkap honor jadi bintang tamu Anya sebesar Rp 5 juta.

Bayaran Aldi yang lebih besar saat tampil dalam vlog Anya tersebut bukan permasalahan bagi Deddy. Namun Deddy mempertanyakan alasan Aldi tidak menyebut postingan Anya maksiat. Seperti diketahui, Aldi memang sempat menyebut konten Deddy dan Dinar Candy maksiat.

"Anda pernah ada di YouTube Anya Geraldine, dan Anda ngomong di YouTube Anya Geraldine dibayar Rp 5 juta, lebih besar daripada dibayar (di podcast) saya," ujar Deddy. "Pertanyaan saya gini, kenapa Anda tidak ngomong juga bahwa postingan Anya itu maksiat?"

Deddy lalu mempertanyakan alasan Aldi tak menyebut konten aktris lain maksiat, seperti halnya Nikita Mirzani. Ia penasaran karena Aldi hanya berani menyebut konten Dinar yang maksiat.

"Kenapa Anda juga tidak ngomong postingan Nikita Mirzani maksiat?" sambung Deddy. "Atau kenapa Anda tidak ngomong hal-hal maksiat pada orang lain? Kenapa hanya Dinar Candy? Kenapa Anya Geraldine tidak Anda katakan maksiat?"


Deddy menyebut Aldi adalah tipe pria pecundang. Mantan suami Kalina Oktarani ini mempunyai alasan tersendiri menyebut Aldi seperti itu.

"Sederhana sebenarnya jawabannya, tipe-tipe pecundang adalah tipe-tipe yang menginjak orang-orang yang bisa dia injak dan tidak akan dia lawan balik," jelas Deddy. "Itu dia kenapa Aldi Taher langsung skakmat pada Dinar Candy, kenapa tidak Nikita Mirzani yang jelas kadang lebih vulgar ketimbang Dinar Candy, kenapa?"

"Karena dia tahu bukan lawannya, karena dia takut , ini bukan gentle, ini bukan sifat seorang pria ketika Anda hanya berani melawan orang-orang yang tahu orang tersebut akan diam saja, tidak akan melawan," lanjut Deddy.

Di akhir podcast, Deddy menyayangkan sikap Aldi Taher. Ia kemudian meminta maaf karena telah mengundang Aldi Taher dalam podcastnya.

"Saya sangat menyayangkan munculnya orang-orang seperti Aldi Taher yang menyerang pada orang-orang yang bisa dia serang pastinya," kata Deddy.

"Jadi saya memutuskan sepertinya karena ini juga hari Raya Lebaran, saya harus minta maaf buat kalian semua, penonton saya karena saya pernah mengundang dia (Aldi Taher) kesini. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Lebaran dan mudah-mudahan semua hal yang telah saya sebutkan bisa menjadi pelajaran untuk kita semua," tutup Deddy.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts