Novel Baswedan Sebut Firli Bahuri Memaksakan Diri Lakukan Pelantikan 1.271 Pegawai KPK
Instagram/novelbaswedanofficial
Nasional
Polemik Tes ASN Pegawai KPK

Firli Bahuri akhirnya tetap melantik 1.271 Ppeawai KPK yang lolos TWK Jadi ASN meski memicu pro dan kontra. Novel Baswedan pun turut buka suara atas perkara tersebut.

WowKeren - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipimpin oleh dipimpin oleh Firli Bahuri sebagai ketua, resmi melantik 1.271 pegawai yang lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa (1/6) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Prosesi ini akhirnya digelar meski permintaan penundaan telah disampaikan banyak pihak.

Novel Baswedan sebagai penyidik senior KPK ikut angkat bicara terkait pelantikan tersebut. Diketahui bahwa Novel merupakan satu dari 75 pegawai yang tak ikut dilantik, Selasa (1/6) lantaran tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Menurut Novel, pelantikan hari ini banyak ditentang oleh pegawai yang sebetulnya lolos TWK. Namun, Ketua KPK Firli Bahuri memaksa agar pelantikan tetap digelar hari ini.

"Setahu saya yang memaksakan diri untuk dilakukan pelantikan pada hari ini tanggal 1 Juni 2021 adalah Pak Firli Bahuri. Tidak ada aturan atau norma yang memerlukan pelantikan secara terburu-buru seperti ini," ujar Novel kepada wartawan pada Selasa (1/6) dilansir Cnnindonesia.


Novel meyakini ada kepentingan Firli untuk menyingkirkan 75 pegawai KPK yang bekerja dengan baik, termasuk dirinya dalam pelantikan tersebut. Ia menduga upaya memaksakan pelantikan hari ini juga untuk membuat 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK putus asa atau kecewa.

"Tapi saya yakin tidak terjadi demikian, karena komitmen kawan-kawan (75 orang) ini benar-benar untuk menjaga harapan agar tetap bisa berbuat dalam upaya memberantas korupsi, walaupun diadang dengan sedemikian rupa," ujar Novel.

Meski begitu, Novel tetap menyampaikan selamat kepada rekan-rekan kerjanya yang hari ini dilantik oleh Firli. Ia berharap, pegawai KPK yang hari ini dilantik sebagai ASN tetap menjaga integritas dan bekerja secara profesional.

"Semoga kawan-kawan yang telah dilantik bisa tetap menjaga integritas, bekerja dengan profesional dan nilai-nilai kebaikan yang ada di KPK, serta tidak takut dengan intervensi atau gangguan dari oknum-oknum tertentu yang membela kepentingan koruptor," tegas Novel.

"Terhadap kawan-kawan yang 75 (termasuk saya), semoga tetap sabar, kuat dan konsisten untuk memperjuangkan kebenaran dari upaya penyingkiran yang selaras dengan kepentingan koruptor. Sehingga harapan masyarakat untuk tetap berjalan pemberantasan korupsi yang jujur bisa terjaga," pungkasnya.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts