Paus Fransiskus Sudah Bisa Berjalan Pasca Operasi Tapi Belum Dapat Pimpin Doa Langsung Dari Vatikan
AFP
Dunia

Pihak Vatikan menyatakan Paus Fransiskus masih belum bisa kembali ke Vatikan untuk memberikan berkat mingguannya pada Minggu (11/7) siang dan akan memimpin doa dari rumah sakit.

WowKeren - Paus Fransiskus dilaporkan menjalani operasi usus beberapa hari lalu. Kondisi pemimpin Gereja Katolik tersebut pun telah membaik pasca operasi, ia dilaporkan sudah bisa berjalan dan bekerja.

Meski demikian, pihak Vatikan menyatakan Paus Fransiskus masih belum bisa kembali ke Vatikan untuk memberikan berkat mingguannya pada Minggu (11/7) siang. Paus Fransiskus disebut akan memimpin doa dari rumah sakit Gemelli di Roma, tempatnya menjalani operasi.

Sebelumnya, muncul spekulasi bahwa Paus Fransiskus sudah bisa dipulangkan pada hari ke-7 pasca operasi. Sehingga Sang Paus diharapkan sudah dapat memimpin doa Minggu siang di Vatikan.

Namun kenyataan berkata lain. Ini akan menjadi pertama kalinya Paus Fransiskus tak membacakan doa dari Vatikan, kecuali saat dia sedang berada di perjalanan.

Juru Bicara Vatikan, Matteo Bruni, juga menyatakan bahwa Sang Paus menunjukkan "kemajuan klinis normal" pasca operasi. Paus yang telah berusia 84 tahun tersebut juga makan secara teratur dan melanjutkan perawatan yang telah dijadwalkan.


Selain itu, Paus Fransiskus juga dilaporkan telah mengikuti misa di kapel kamar pribadinya. Sebagai informasi, rumah sakit Gemelli telah merawat para Paus secara turun temurun, dan sebagian dari lantai 10 secara permanen disediakan untuk mereka.

Sang Paus juga dilaporkan sudah bisa berjalan di koridor dan tidak lagi mengalami demam. Bruni menyatakan Paus Fransiskus akan memimpin doa Angelus "dari lantai 10" rumah sakit.

Sebagai informasi, Paus Fransiskus menjalani operasi selama tiga jam pada Minggu (4/7) makam. Ini merupakan pertama kalinya Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit sejak ia diangkat menjadi Paus pada tahun 2013 lalu.

Matteo Bruni sebelumnya menjelaskan bahwa Paus Fransiskus menjalani anestesi umum selama operasi yang diperlukan karena penyempitan usus besar. Bruni menjelaskan bahwa Paus Fransiskus ditangani oleh tim bedah yang terdiri dari empat orang dan tim ahli anestesi yang terdiri dari empat orang.

"Bapa Suci, yang dirawat di Poliklinik A. Gemelli pada sore hari, menjalani operasi yang direncanakan pada malam hari untuk stenosis divertikular bagian sigmoid," jelas Bruni dalam pernyataan tertulis. "Bapa Suci bereaksi dengan baik terhadap operasi yang dilakukan di bawah anestesi umum."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts