Ratu Elizabeth II Beri Reaksi Menohok Usai Pangeran Andrew Sang Putra Dituding Lakukan Pemerkosaan
Selebriti

Ratu Elizabeth II akhirnya buka suara atas kasus tudingan pemerkosaan yang menyeret nama sang putra yakni Duke of York Pangeran Andrew. Yang mana, Ratu Elizabeth II memberi reaksi tak terduga.

WowKeren - Duke of York Pangeran Andrew belakangan ini memang menjadi perbincangan hangat masyarakat dari berbagai belahan dunia. Pasalnya, Pangeran Andrew mendadak dituding telah melakukan pemerkosaan kepada gadis di bawah umur.

Meski begitu, Pangeran Andrew menampik tudingan tersebut. Duke of York itu membantah dengan tegas melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap gadis berusia 17 tahun di dua negara sekaligus yakni Amerika serta Inggris.

Seperti yang diketahui, Pangeran Andrew dituding melakukan pemerkosaan sebagai buntut dari kasus kejahatan Jeffrey Epstein. Pangeran Andrew lantas mengakui pernah memiliki hubungan masa lalu dengan Epstein tapi tidak dengan kejahatan yang dituduhkan kepadanya.

Kendati demikian, tak sedikit warga Inggris yang mendesak Pangeran Andrew untuk melepas gelar militer sebagai seorang bangsawan. Mereka kini mengklaim bahwa Pangeran Andrew sudah tak lagi pantas menyandang sejumlah gelar penting kerajaan.


Salah satu contoh posisi Pangeran Andrew yang diminta masyarakat untuk mengundurkan diri yakni perannya sebagai Kolonel Pengawal Grenadier. Yang mana, Pangeran Andrew mendapatkan posisi tersebut lantaran menggantikan sang kakak, Pangeran Philip.

Tak disangka, Ratu Elizabeth II malah memberikan reaksi tak terduga. Yang mana, Ratu Elizabeth II ingin Pangeran Andrew tetap menjabat di posisi tersebut.

Pihak Istana berdalih bahwa Pangeran Andrew merupakan seorang Kolonel yang baik. Ia juga disebut telah melakukan semua tugas sebagai Kolonel Pengawal Grenadier dengan tepat. Terlebih lagi Pangeran Andrew telah menjabat di posisi itu sejak 2017 lalu.

Meski begitu, pihak kerajaan membenarkan jika Pangeran Andrew tengah menerima kecaman tajam publik dan diminta turun dari jabatannya. Namun, Istana khawatir bilamana pengganti Pangeran Andrew nantinya malah tak bisa menjalankan sejumlah tugas publik dengan baik.

"Untuk waktu yang singkat dia menjabat, dia adalah seorang kolonel yang baik, tetapi perasaan di seluruh resimen adalah tidak pantas untuk mempertahankannya," bunyi pernyataan tersebut. "Anda tidak dapat memiliki seorang kolonel yang tidak dapat melakukan tugas-tugas publik."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts