Kasus COVID-19 Naik Jadi 107, Selandia Baru Perpanjang Lockdown Nasional
Dunia
Pandemi Virus Corona

Selandia Baru mencatat 35 kasus COVID-19 baru pada Senin (23/8). Sehingga total kasus COVID-19 dalam wabah terbaru di Selandia Baru kali ini mencapai 107.

WowKeren - Bertambahanya kasus COVID-19 membuat lockdown nasional di Selandia Baru diperpanjang hingga setidaknya Jumat (27/8). Sedangkan Auckland yang merupakan kota terbesar di Selandia Baru akan tetap berada di bawah status lockdown hingga akhir bulan Agustus 2021 ini.

"Kami belum percaya bahwa kita telah mencapai puncak wabah ini atau ujung-ujungnya," tutur Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern. "Pilihan teraman bagi kita semua saat ini adalah mempertahankan jalur lebih lama."

Lockdown nasional akan ditinjau ulang pada Jumat pekan ini. Sedangkan lockdown Auckland akan ditinjau pada akhir pekan.

Selandia Baru mencatat 35 kasus COVID-19 baru pada Senin (23/8). Sehingga total kasus COVID-19 dalam wabah terbaru di Selandia Baru kali ini mencapai 107.

Dari total 107 kasus COVID-19 di wabah kali ini, 99 di antaranya ditemukan di Auckland. Sedangkan delapan sisanya ditemukan di Wellington.


72 kasus dinyatakan terkait secara epidemiologis, sedangkan sisanya masih dalam penyelidikan. Sejauh ini, wabah itu tertahan di kota-kota Pulau Utara, tetapi Ardern mengatakan kontak orang-orang yang menular itu menyebar ke seluruh negeri.

Sekitar 3 persen populasi Selandia Baru telah dites selama seminggu terakhir. Menurut Ardern, pengujian menunjukkan perkiraan tingkat penularan (jumlah rata-rata orang yang tertular COVID dari setiap kasus) mungkin mencapai enam atau lebih tinggi.

"Anda mungkin ingat dari wabah sebelumnya, jumlah ini harus kurang dari satu agar virus dapat dibasmi. Jadi kami masih memiliki beberapa cara," kata Ardern.

Sementara itu, pejabat kesehatan setempat menyatakan seluruh pasien COVID-19 tersebut telah atau sedang dipindahkan ke fasilitas isolasi yang dikelola, di bawah prosedur pencegahan dan pengendalian infeksi yang ketat. "Tidak terduga melihat peningkatan jumlah kasus harian pada tahap ini. Pada puncaknya tahun lalu, Selandia Baru memiliki total harian 89 kasus baru," demikian pernyataan Kementerian Kesehatan.

Lebih dari 300 lokasi masih dalam daftar potensi paparan COVID-19, termasuk sekolah, universitas, rumah sakit, gereja, bar, restoran, bandara, dan kasino. Hampir 13.000 kontak dekat kasus COVID-19 di seluruh negeri kini telah diidentifikasi, dan sedang diuji.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts