Harry 'Serang' Pihak Anti-Vaksin Untuk Tak Sebar Kebohongan Pada Publik
Instagram/sussexroyal
Selebriti

Pangeran Harry terang-terangan menunjukkan kekecewaannya pada masyarakat 'anti vaksin' melalui pidato di depan banyak kamera di tengah kontroversinya dengan keluarga kerajaan.

WowKeren - Duke of Sussex Pangeran Harry belum lama ini menyampaikan pidato pentingnya kepada publik. Dalam pidato tersebut, suami dari Meghan Markle itu menjelaskan arti penting divaksinasi di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Dalam pidatonya di GQ Awards, Pangeran Harry mengecam dengan keras pihak-pihak yang 'anti-vaksin'. Yang mana, Pangeran Harry kecewa dengan oknum yang tak mau divaksin lantaran banyaknya informasi keliru yang beredar.

Pangeran Harry pun meminta kepada semua pihak yang tak mau divaksin untuk tidak menyebarkan kebohongan atau informasi salah. Yang mana, itu membuat sebagian besar masyarakat semakin tak mau menerima vaksin Covid-19.

Meski vaksin telah disebarluaskan di berbagai negara, Pangeran Harry meyakini masih banyak yang belum menerimanya. Bahkan, bapak dua anak itu menyebut tak semua tenaga kesehatan telah menerima vaksin.


"Kedengarannya seperti pencapaian besar dan dalam banyak hal, tetapi ada perbedaan besar antara siapa yang dapat dan tidak dapat mengakses vaksin," tutur Pangeran Harry. "Kurang dari 2% orang di negara berkembang telah menerima dosis tunggal pada saat ini. Dan banyak petugas kesehatan masih belum divaksinasi."

Pangeran Harry pun meminta semua pihak untuk memberantas informasi salah mengenai vaksin. Ia meminta agar masyarakat tak ragu dan takut untuk menerima vaksin yang diberikan pemerintah.

"Kita tidak bisa bergerak maju bersama kecuali kita mengatasi ketidakseimbangan ini sebagai satu kesatuan. Pada saat yang sama, keluarga di seluruh dunia diliputi oleh misinformasi skala besar di media berita dan media sosial," ungkapnya. "Di mana mereka yang menjajakan kebohongan dan ketakutan menciptakan keragu-raguan vaksin, yang pada gilirannya menyebabkan komunitas terpecah dan mengikis kepercayaan."

Kesalahpahaman mengenai vaksin di kalangan masyarakat menjadi faktor terbesar penyebaran virus Covid-19 semakin tinggi. Cucu Ratu Elizabeth II itu meminta agar semua pihak memerangi kesalahan informasi tentang vaksin agar resiko penularan Covid-19 menurun.

"Ini adalah sistem yang perlu kita hancurkan jika kita ingin mengatasi Covid-19 dan risiko varian baru," pungkas Pangeran Harry.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts