Kasus Kematian Terkait Vaksin COVID-19 Moderna Terkontaminasi di Jepang   Bertambah
Flickr/Governor Tom Wolf
Dunia
Vaksin COVID-19

Sama seperti dua kasus kematian sebelumnya, Kementerian Kesehatan Jepang masih belum menentukan apakah kasus kematian ini terkait dengan vaksin Moderna.

WowKeren - Jepang melaporkan kasus kematian ketiga terkait vaksin COVID-19 Moderna yang terkontaminasi. Meski demikian, pihak otoritas menyatakan masih belum ada hubungan sebab akibat yang ditemukan.

Seorang pria berusia 49 tahun mendapatkan suntikan vaksin kedua pada 11 Agustus dan meninggal pada hari berikutnya. Ia menerima suntikan dari salah satu batch vaksin Moderna yang diidentifikasi telah terkontaminasi.

Kementerian Kesehatan Jepang mengungkapkan pria tersebut hanya memiliki riwayat alergi terhadap soba. Sama seperti dua kasus kematian sebelumnya, Kemenkes Jepang masih belum menentukan apakah kematian ini terkait dengan vaksin.

Sebelumnya, dua pria berusia 30-an tanpa riwayat penyakit serius juga dilaporkan meninggal dunia beberapa hari usai menerima suntikan kedua vaksin Moderna. Dosis vaksin yang mereka terima berasal dari batch yang sama dengan yang ditemukan memiliki fragmen stainless steel di dalamnya.


Moderna sendiri telah menarik tiga batch vaksin COVID-19 yang terkontaminasi tersebut. Namun menurut Menteri Jepang yang bertanggungjawab atas program vaksinasi, Taro Kono, lebih dari 500 ribu telah disuntik dengan vaksin dari ketiga tiga batch tersebut.

Pihak Moderna masih belum mengomentari kasus kematian terbaru ini. Namun Moderna telah mengeluarkan pernyataan bersama dengan Takeda Pharmaceutical selaku distributor lokal pekan lalu.

"Kehadiran partikel stainless steel yang langka dalam vaksin Moderna COVID- 19 tidak menimbulkan risiko yang tidak semestinya bagi keamanan pasien dan tidak mempengaruhi profil manfaat/risiko produk," demikian isi pernyataan bersama tersebut.

Di sisi lain, kebanyakan vaksinasi COVID-19 di Jepang menggunakan merek Pfizer. Namun setidaknya 12,2 juta dosis Vaksin Moderna telah disuntikkan. Sekitar 48 persen populasi Jepang telah menerima vaksinasi COVID-19 secara lengkap, dan 59 persen telah menerima setidaknya satu dosis vaksin.

Kasus COVID-19 di Jepang juga sudah mulai menunjukkan penurunan. Pada Senin (6/9), Tokyo mencatat kasus COVID-19 harian kurang dari 1.000 untuk pertama kalinya sejak pertengah Juli 2021.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts