Joe Biden Kecam Keras Warga AS Yang Tak Mau Divaksin: Kesabaran Kami Menipis
Dunia
Vaksin COVID-19

Seperti yang diketahui varian Delta dapat menyebar dan meluas lebih cepat dibandingkan dengan COVID-19 biasa. Hal ini membuat setiap negara semakin memperketat kebijakan penanganan pandemi.

WowKeren - Masing-masing negara di dunia hingga saat ini masih terus berjuang dalam menghadapi pandemi COVID-19, tak terkecuali negara besar Amerika Serikat (AS). Pada Kamis (9/9), Presiden AS Joe Biden memerintahkan untuk memvaksinasi sebanyak 100 juta warganya, termasuk karyawan sektor swasta, serta pekerja perawat kesehatan, dan kontraktor federal.

Adapun vaksinasi COVID-19 itu dilaksanakan sebagai upaya untuk menekan lonjakan kasus varian Delta di AS. Dalam pidatonya di Gedung Putih, Biden dengan keras mengkritik puluhan juta orang Amerika yang belum divaksinasi, terlepas dari ketersediaan dan insentif selama berbulan-bulan.

"Kami sudah bersabar, tapi kesabaran kami menipis, dan penolakan Anda merugikan kita semua," tegas Biden. "Minoritas yang tidak divaksinasi dapat menyebabkan banyak kerusakan, dan memang demikian."

Melansir AP News, para pemimpin Republik dan beberapa Ketua Serikat menuturkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Biden itu terlalu jauh dalam mencoba memperkuat perusahaan dan pekerja swasta, yang menjadi sebuah tanda dari tantangan hukum ke depannya.


Di sisi lain, Gubernur South Carolina, Henry McMaster menuturkan bahwa Biden dan Demokrat radikal telah mengabaikan Konstitusi. "Sementara Presiden Nasional Federasi Pegawai Pemerintah Amerika, Everett Kelley bersikeras bahwa perubahan seperti ini harus dinegosiasikan dengan kami, unit tawar menawar jika perlu," terang McMaster.

Meski demikian, ada pujian yang diberikan kepada Biden atas upayanya dalam membuat bangsanya divaksin COVID-19. Adapun pujian itu datang dari American Medical Association, National Association of Manufacturers, dan Business Roundtable. Meski demikian, mandat untuk menyuntikkan vaksin COVID kepada perusahaan swasta itu tidak secara langsung.

Adapun mandat yang diberikan oleh Biden adalah bagi semua pengusaha yang memiliki lebih dari 100 pekerja, diwajibkan untuk menyuntikkan vaksin COVID-19 secara penuh dan melaksanakan tes COVID-19 mingguan terhadap pegawai. Termasuk juga bagi sekitar 17 juta pekerja di fasilitas kesehatan yang menerima Medicare atau Medicaid federal harus divaksinasi penuh.

Biden menegaskan mandat tersebut bertujuan untuk menekan laju perkembangan COVID-19 di AS. Terutama terkait dengan laju penularan Varian Delta yang sangat cepat menyebar.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts