Sidang PBB: Biden Tegaskan Tolak Perang Dingin, Presiden Korsel Minta Setop Perang Korea
Pixabay/Clker-Free-Vector-Images
Dunia

Ratusan petinggi negara menyampaikan pidato di Sidang ke-76 Majelis Umum PBB, termasuk Amerika Serikat yang menolak ide Perang Dingin serta siap bekerja sama dengan siapapun demi kepentingan global.

WowKeren - Sidang ke-76 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB / UN) sudah resmi digelar sejak Selasa (21/9) waktu setempat. Dilaporkan ratusan negara berpartisipasi secara hybrid dalam agenda yang mempertemukan petinggi dari berbagai negara ini.

Bila Indonesia baru berkesempatan menyampaikan pidatonya pada Rabu (22/9) sore waktu setempat, maka beberapa petinggi negara lain sudah terlebih dahulu berpidato. Termasuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang mengangkat topik soal pentingnya persatuan dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Biden menekankan pentingnya berkolaborasi satu sama lain untuk mengatasi masalah global termasuk masalah iklim, sembari menyelesaikan problem lain seperti kejahatan siber dan melindungi HAM. Biden juga menegaskan pihaknya tidak ingin memicu "perang dingin baru" dengan beberapa pihak seperti Rusia dan Korea Utara.

"Amerika Serikat akan bersaing dan memimpin sesuai dengan nilai dan kekuatan yang kami yakini untuk membela sekutu dan teman-teman kita," kata Biden. "Dan menentang upaya negara-negara yang lebih kuat untuk mendominasi yang lebih lemah dengan mengubah wilayah secara paksa atau disinformasi."


"Apa yang tidak kita cari adalah Perang Dingin baru atau dunia yang terbagi menjadi blok-blok kaku. Amerika Serikat siap bekerja dengan negara mana pun yang meningkatkan dan mengejar resolusi damai untuk tantangan bersama bahkan jika kita memiliki ketidaksepakatan yang intens di bidang lain," imbuh Biden.

Biden mengajak dunia untuk bekerjasama untuk mengatasi masalah kedaruratan kesehatan global, yakni pandemi COVID-19, yang saat ini sudah berjalan hampir 2 tahun. Termasuk di antaranya mengakselerasi vaksinasi COVID-19 global, meningkatkan akses oksigen, serta tes dan perawatan.

"Di masa depan kita harus membentuk mekanisme pembiayaan untuk keamanan kesehatan global," sambung Biden. Mantan Wakil Presiden AS itu juga berjanji untuk membantu memperluas akses vaksinasi COVID-19 ke berbagai negara.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Moon Jae-In menyampaikan deklarasi formal untuk mengakhiri perang Korea. "Saya sekali lagi mendesak komunitas bangsa-bangsa untuk memobilisasi kekuatannya untuk deklarasi akhir perang di Semenanjung Korea," tegas Moon.

"Saya mengusulkan agar tiga pihak dari dua Korea dan AS, atau empat pihak dari dua Korea, AS, dan Tiongkok berkumpul," sambung Moon. "Dan menyatakan bahwa perang di Semenanjung Korea sudah berakhir."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts