Pakar Soroti Ekspresi Baim Wong Saat Marahi Kakek Penjual Buku Agama, Sifat Asli Terbongkar?
Instagram/baimwong
Selebriti
Kontroversi Baim Wong

Video Baim Wong memarahi kakek penjual buku agama yang viral itu sempat dianalisa oleh pakar micro ekspresi, Kirdi Putra. Menurut Kirdi, ekspresi Baim ketika marah karena terus dimintai uang itu memang apa adanya.

WowKeren - Baim Wong jadi sorotan terkait viralnya video ia memarahi seorang kakek bernama Suhud. Belakangan terkuak kalau kakek yang dikira pengemis itu sebenarnya seorang penjual buku agama Juz Amma.

Demi biaya hidup dan untuk mengobati kaki, Kakek Suhud juga menjadi tukang ojek pengkolan. Meski usianya 70an, Kakek Suhud tetap sosok pekerja keras.

"Dagang buku, Senin sampai hari Jumat Pak, Jumat ke masjid-masjid, ke Baim (nawarin) buku," kata sang kakek. "Maksudnya donasi bapak mau nolong saya gitu? Ya nggak apa-apa, makasih Pak, Alhamdulillah kalau Pak Yogi mau nolong saya alhamdulillah banget. Umur saya sudah 70, emang saya muter-muter Pak buku, kadang-kadang ojek pengkolan."

Setelah tahu profesi mulia Kakek Suhud, netter lantas mengecam Baim bersikap sombong. Bahkan netter mengaitkan dengan sindiran soal YouTuber Pelit yang pernah dilontarkan oleh Nikita Mirzani.


Disisi lain, pakar ekspresi Kirdi Putra sempat menganalisa soal ekspresi wajah Baim ketika memarahi Kakek Suhud. Kirdi menilai Baim benar-benar terganggu ketika terus-terusan dimintai uang.

"Dia marah betulan, dia keliatan capek dan terganggu. Itu beneran dan dijadiin konten, karena baris pipinya tegang, matanya glereng (melotot) gitu," ujar Kirdi. Namun meski sadar Baim terganggu, Kirdi tetap mengisyaratkan kalau ayah dua anak itu kurang bersikap bijak saat menegur Kakek Suhud. Ia juga menyesalkan saat Baim malah memamerkan momen bagi uang ke pengojek online di depan sang kakek.

"Cara dia gak bijak, orang itu juga ngomong sama Baim, dia berusaha menunjukan sesuatu tapi dipotong oleh Baim. Baim mengambil kesimpulan kakek ini salah," kata Kirdi. "Harusnya Baim Wong bisa lebih bijak, jangan di depan bapak itu bagi-bagi duit, kalau saya bisa ngomong sama Baim, saya bakal ngomong sama Baim, coba di posisi bapak itu juga."

Sedangkan soal sang kakek, Kirdi juga turut prihatin atas nasib pria tua tersebut. "Kakek Suhudnya lebih terlihat sedih, kakek ini tidak minta-minta, kakek itu lagi berusaha," ujar Kirdi.

Sementara itu, Baim awalnya tak merasa menyesal soal ia memarahi kakek Suhud. Namun karena terus dikecam, Baim kembali buka suara dan meminta maaf.

"Maap untuk kesalahan saya. Untuk Kakek Suhud. Maap ya, saya salah. Seharusnya saya bisa lebih sopan," ujar sahabat Raffi Ahmad ini. "Ketika Allah kasih teguran untuk saya.. berarti Allah masih sayang sama saya. Banyak belajar saya."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts