Pernikahan Putri Mako Akan Digelar Tanpa Upacara Tradisional Imbas Skandal Calon Mertua
AFP
Dunia

Oleh karena itulah, Putri Mako mengganti upacara tradisional tersebut dengan mengunjungi sejumlah situs suci Kekaisaran Jepang sejak sepekan sebelum pernikahan digelar.

WowKeren - Rencana pernikahan Putri Mako dan kekasihnya yang berasal dari rakyat biasa, Kei Komuro, terus menjadi sorotan. Pro dan kontra terus mengiringi rencana pernikahan yang bahkan digadang-gadang sebagai "Pangeran Harry-Meghan Markle berikutnya" tersebut, terutama karena skandal finansial yang menjerat ibu Komuro.

Karena itulah, pernikahan keponakan Kaisar Naruhito tersebut akan digelar tanpa upacara tradisional. Dan sebagai gantinya, Mako mengunjungi tempat-tempat suci di Kekaisaran Jepang, termasuk lokasi yang seharusnya menjadi tempat pelaksanaan upacara tradisional pernikahan mereka.

Mengutip Kyodo News, upacara tradisional yang dimaksud adalah agenda di kuil Kashikodokoro. Upacara tersebut terkait dengan pernikahan anggota keluarga Kekaisaran Jepang, yang ditujukan untuk Dewi Matahari Shinto Amaterasu.

Pada kesempatan tersebut, sang putri berusia 29 tahun tampak mengenakan gaun hijau muda. Ia kemudian membungkuk sekali sebelum bergerak melewati gerbang untuk menuju tempat-tempat suci. Hanya saja, Mako terlihat berdoa dari halaman alih-alih mengadakan upacara di dalam kuil dengan mengenakan pakaian tradisional.


Selain pemujaan terhadap Dewi Matahari Shinto Amaterasu, upacara tradisional lain yang dibatalkan dari pernikahan ini adalah "Choken no Gi". Yang dimaksud adalah agenda pertemuan resmi Kaisar Naruhito dan istrinya, Permaisuri Masako, sebelum pernikahan digelar pada Selasa (26/10) mendatang.

Namun demikian, agenda tersebut akan diganti dengan pertemuan antara Mako dan kaisar serta permaisuri di Istana Kekaisaran Jepang pada Jumat (22/10) mendatang. Lalu Mako akan menemui kakek neneknya, mantan Kaisar Akihito serta mantan Permaisuri Michiko, pada Senin (25/10) alias sehari sebelum pernikahannya dengan Komuro digelar.

Sementara Mako sendiri dilaporkan sudah bertemu dengan Komuro pada Senin (18/10) kemarin di Perkebunan Akasaka di Tokyo. Pertemuan ini juga yang pertama kali sejak Komuro meninggalkan Jepang untuk melanjutkan sekolah di Fordham University's Law School pada 2018. Pada kesempatan ini Komuro pun hadir dengan penampilan berbeda.

Pernikahan Mako dan Komuro memang menimbulkan keresahan tersendiri di kalangan masyarakat Jepang, terutama karena skandal keuangan yang menjerat calon mertua sang putri. Karena itulah Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang mengumumkan bahwa pernikahan Mako tidak disertai dengan upacara tradisional.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts