Jokowi 'Sentil' Menpora dan LADI Pasca Kisruh Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas
BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Nasional

Presiden Joko Widodo memberi sejumlah arahan tegas kepada Menpora Zainudin Amali dan LADI terkait sanksi WADA yang menyebabkan bendera Indonesia tidak bisa berkibar di luar negeri.

WowKeren - Indonesia saat ini sedang mendapat sanksi dari Badan Antidoping Dunia (WADA) yang menjadi bulan-bulanan publik, terutama setelah pelaksanaan Piala Thomas. Pasalnya Indonesia berhasil merebut kembali Piala Thomas setelah 19 tahun, namun Bendera Merah Putih tak bisa berkibar akibat sanksi WADA.

Perkara ini pun turut diperhatikan Presiden Joko Widodo yang sigap menggelar rapat terkait pada Jumat (22/10). "Tadi rapat membahas sanksi WADA," ungkap Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Jokowi menyampaikan sejumlah arahan dalam kesempatan itu. Termasuk yang tegas "disentil" adalah Menteri Pemuda dan Olahrga Zainudin Amali serta Lembaga Antidoping Indonesia (LADI).

"Dalam rapat tersebut, Bapak Presiden minta dilakukan evaluasi internal dan investigasi secara menyeluruh," tutur Bey, dikutip pada Sabtu (23/10). "Reformasi LADI secara total, Menpora segera perbaiki komunikasi dengan WADA."


Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Jokowi. Beberap pejabat negara yang hadir antara lain Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menpora Zainudin Amali, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Wakil Menteri BUMN, dan Ketua LADI.

Sebagai pengingat, WADA mengirim peringatan alias formal notice karena Indonesia dinilai tidak mengikuti standar test doping plan (TDP) pada 15 September 2021. WADA memberi waktu maksimal 21 hari untuk Indonesia mengklarifikasi masalah tersebut atau akan dihadapkan dengan sanksi.

Beberapa sanksi yang kala itu terancam dijatuhkan adalah Indonesia tidak boleh menyelenggarakan event olahraga internasional. Selain itu, Indonesia juga tidak boleh mengibarkan Bendera Merah Putih di luar negeri.

Dan akhirnya Indonesia gagal memenuhi jatuh tempo klarifikasi yang diberikan dan menyebabkan WADA menjatuhkan sanksi. Karena itulah, saat ini beberapa agenda olahraga internasional seperti MotoGP Mandalika, Piala Dunia U-20, sampai Formula E di DKI Jakarta pun terancam. Indonesia juga terancam tidak boleh mengikuti bidding berbagai turnamen internasional.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts