Alec Baldwin Bantah Kru 'Rust' Kelelahan Sebelum Tragedi Tembak Halyna Hutchins Terjadi
Selebriti

Disebabkan human error, beredar rumor yang mengatakan jika kru 'Rust' kelelahan dan dalam kondisi yang tak baik di hari Halyna Hutchins tak sengaja tertembak pistol.

WowKeren - Aktor senior Alec Baldwin belum lama ini tengah menghadapi masalah yang serius. Pasalnya, ia tak sengaja menembak dua kru film "Rust" di tengah proses syuting.

Dilaporkan bahwa syuting film "Rust" memakai properti senjata api sungguhan. Kesalahan teknis pun tak dapat dihindarkan dan akhirnya terjadi lah insiden nahas tersebut.

Akibatnya, satu nyawa melayang yakni Halyna Hutchins, wanita berusia 42 tahun dengan posisinya sebagai direktur fotografi. Sedangkan, satu lagi yakni sutradara film "Rust" sendiri, Joel Souza. Kini, Joel masih harus menerima perawatan intensif rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya.

Sebelumnya, Alec sendiri tak tahu jika pistol sungguhan itu berisi peluru. Pasalnya, kru yang bertanggung jawab mengatakan jika pistol tersebut sudah diamankan dan bersih akan peluru. Itu mengapa, kejadian nahas yang merenggut nyawa Halyna diklaim karena adanya human error.

Di tengah investigasi yang masih berlanjut, muncul rumor yang mengatakan jika seluruh kru "Rust" kelelahan karena terlalu banyak bekerja tanpa istirahat. Sehingga kondisi kesehatan mereka menurun, alhasil terjadilah peristiwa nahas yang disebabkan human error.


Tak lama, Alec pun kembali buka suara. Aktor berusia 63 tahun itu dengan tegas membantah isu yang mengatakan kru "Rust" dalam kondisi yang kurang sehat saat peristiwa nahas itu terjadi.

Bantahan Alec itu dibagikannya melalui laman Instagram pribadinya. Alec mengunggah ulang postingan salah satu kru "Rust" yakni Terese Magpale Davis yang tak setuju dengan komentar publik.

"Saya sangat muak dengan narasi ini," bunyi bantahan itu. "Saya mengerjakan film ini. Kisah tentang kita yang terlalu banyak bekerja dan dikelilingi oleh kondisi yang tidak aman dan kacau adalah omong kosong."

"Kami tidak pernah bekerja lebih dari 12,5 jam sehari syuting. Itu dulu. Sebagian besar hari di bawah 12. Pada hari Halyna meninggal, kami keluar dari perputaran 12 jam setelah 11 jam hari pemotretan. Kami telah (termasuk kamera) turun pada pukul 18:30," pungkasnya. "Dia melanjutkan: 'Kami baru saja memiliki akhir pekan 56 jam sebelum itu. Tidak ada yang terlalu lelah untuk melakukan pekerjaan mereka."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts