Takut Terinfeksi COVID-19, Pria Ini Nekat Suntik Vaksin Hingga 4 Kali
SerbaSerbi
Pandemi Virus Corona

Pada umumnya, vaksin COVID-19 diberikan dalam dua dosis untuk mendapatkan hasil sebagaimana yang diinginkan, meski ada beberapa yang mendapatkan suntikan ketiga.

WowKeren - Salah satu cara untuk mencegah penularan virus corona selain menerapkan protokol kesehatan sebagaimana direkomendasikan adalah dengan vaksin COVID-19. Vaksin disebut-sebut mampu memberikan perlindungan terhadap virus.

Pada umumnya, vaksin COVID-19 perlu diberikan hingga dua kali suntikan untuk mendapatkan hasil sebagaimana yang diinginkan, meski ada beberapa pihak yang mendapatkan suntikan ketiga. Namun di Jepang, seorang pria nekat mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 hingga empat kali.

Seorang pria yang merupakan pegawai pemerintah di Hiroshima sangat takut jika dirinya terinfeksi COVID-19. Pada Jumat (5/11), pejabat kota menjelaskan bahwa karyawan pria yang berusia 50-an tersebut memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

"Saya takut terinfeksi," katanya kepada pejabat kota. "Saya mendengar bahwa suntikan booster telah diberikan di luar negeri, jadi saya merasa akan lebih sulit terinfeksi jika saya mendapatkan lebih banyak suntikan."


Pria itu dijadwalkan akan bekerja sebagai pengemudi untuk mengantar pasien COVID-19 ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Ia juga harus mengangkut para pasien ke hotel untuk istirahat dan pemulihan.

Pria itu pertama kali mendapatkan dua suntikan vaksin COVID-19 pada Juni lalu setelah diberi dokumen prioritas dari pemerintah kota yang dibagikan kepada para tenaga profesional perawatan medis. Dia kemudian menggunakan dokumen vaksinasi yang didistribusikan kepada semua warga untuk menerima suntikan ketiga dan keempatnya pada bulan Juli dan Agustus.

Beruntung, ia tidak mengalami efek buruk. Menurut pejabat pemerintah kota, dokumen prioritas awal yang didistribusikan kepada para tenaga profesional perawatan medis tidak memiliki kode batang untuk merekam vaksinasi ke basis data pemerintah pusat.

Ketika data dua suntikan pertama akhirnya dimasukkan ke dalam sistem komputer pada bulan Oktober, para pejabat kota menyadari jika pria itu telah menerima dua kali lipat dari jumlah vaksin yang disarankan.

Sementara itu, Jepang akan mulai menyuntikkan dosis ketiga vaksin COVID-19 bagi warganya yang memenuhi syarat. Pemberian vaksin untuk mereka yang tidak berisiko tinggi diharapkan akan dilakukan mulai tahun baru 2022.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts