Klaim Ditonton 1,6 M Orang, Luhut Sebut WSBK Mandalika Bikin Ekonomi NTB Naik 5 Persen
maritim.go.id
Nasional

Secara umum, Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan meyakini keberadaan Sirkuit Mandalika yang bisa digunakan untuk menggelar agenda-agenda dunia akan meningkatkan perekonomian NTB.

WowKeren - Indonesia telah sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan World Superbike di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Agenda balap motor internasional ini sendiri digelar sejak 19-21 November 2021 kemarin.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun menjadi salah satu pihak yang menyambut baik capaian tersebut. Bahkan Luhut mengklaim WSBK Mandalika ditonton oleh 1,6 miliar orang di seluruh penjuru dunia.

Pelaksanaan aktivitas di Sirkuit Mandalika pun diklaim Luhut bisa meningkatkan ekonomi NTB hingga lima persen. "Dengan adanya Sirkuit Mandalika, NTB akan menikmati dan nasional juga akan kebagian dan ekonomi NTB bisa tumbuh 5 persen, bahkan lebih," terang Luhut dalam kunjungannya ke Sirkuit Mandalika, Minggu (21/11).

Luhut menilai gelaran semacam WSBK Mandalika bisa menyerap produk-produk dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Setidaknya dari 65 juta UMKM se-Indonesia, sebanyak 17 juta di antaranya telah on boarding.


Diharapkan pada akhir 2024 mendatang, lebih dari 30 juta UMKM bisa terserap hasil produknya. Bukti lain terjadinya perbaikan perekonomian NTB adalah bisnis-bisnis pariwisata setempat yang sudah dipesan penuh akibat WSBK Mandalika.

"Untuk kelompok-kelompok UMKM khususnya di NTB di gelaran WSBK sudah pasti terserap produknya. Seperti disampaikan Pak Gubernur NTB dan Pak Menkop UKM bahwa produk-produk lokal UMKM di NTB terserap di event ini," terang Luhut, dikutip pada Senin (22/11).

"Juga kata gubernur, pelaku-pelaku usaha pariwisata seperti hotel, homestay seluruhnya full booking, tak ada yang kosong. Bahkan harganya tiga kali lipat," imbuh Luhut. "Termasuk penyewaan mobil dan lain-lainnya mendapatkan berkah dari WSBK ini sehingga ekonomi semuanya menjadi hidup."

Karena itulah, Luhut mendorong agar agenda internasional di Sirkuit Mandalika tetap diselenggarakan dengan sebaik-baiknya. Namun sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pelaksanaannya tentu harus menyesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19.

"Perlu diketahui, kita lakukan betul-betul agar hasilnya bisa dinikmati dengan baik. Meski dalam pandemi yang sudah agak longgar, namun kita harus tetap waspada dengan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan baik," pungkas Luhut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts