Joe Biden Ungkap Keinginan Maju Jadi Capres AS 2024 Meski Sudah Berusia 82 Tahun
AP Photo/Evan Vucci
Dunia

Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki, mengungkap rencana Joe Biden untuk kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2024 mendatang, meski saat itu usianya sudah 82 tahun.

WowKeren - Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024 bisa jadi kembali mempertemukan Joe Biden dan Donald Trump. Pasalnya Biden baru-baru ini mengungkap keinginannya untuk kembali mencalonkan diri pada 2024 mendatang, sedangkan Trump sebelumnya sudah beberapa kali menyampaikan niat serupa.

Keinginan Biden untuk maju lagi sebagai Calon Presiden AS 2024 mendatang disampaikan oleh Juru Bicara Gedung Putih, Jen Psaki, pada Senin (22/11) waktu setempat. Pertanyaan ini muncul seiring dengan semakin menurunnya dukungan publik terhadap kebijakan yang diambil Biden selama hampir setahun menjabat.

"Dia berniat (maju mencalonkan diri lagi). Itu keinginannya," ujar Psaki setelah Biden bertolak ke Fort Bragg, North Carolina untuk menghadiri acara Thanksgiving.

Di sisi lain, publik rupanya juga memiliki harapan untuk Wakil Presiden Kamala Harris maju sebagai Capres AS pada 2024 mendatang. Jajak pendapat yang digelar USA TODAY bersama Suffolk University menyatakan elektabilitas Harris di mata publik mencapai 28 persen.



Harris sendiri sudah pernah "mencicipi" menjadi pemegang kekuasaan tertinggi di AS. Tepatnya pada Jumat (19/11) ketika Biden harus menjalani prosedur kolonoskopi yang merupakan bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin.

"Pagi ini Presiden bertolak ke Pusat Kesehatan Walter Reed untuk pemeriksaan kesehatan rutin. Selama di sana, Presiden akan menjalani tindakan kolonoskopi rutin. Wakil Presiden akan bekerja dari kantornya selama masa-masa itu," tutur Psaki, Jumat (19/11), meski sekitar 90 menit kemudian Biden sudah kembali menjabat penuh meski dari Walter Reed.

Sementara itu, pamor Partai Demokrat yang kini berkuasa di AS memang sedang terguncang. Pasalnya Partai Republik yang merupakan lawan mereka menunjukkan kemenangan di Pemilihan Negara Bagian Virginia pada awal November 2021, sedangkan Demokrat harus menang tipis di New Jersey.

Sedangkan kebijakan keuangan Biden belakangan terus menjadi sorotan. Yang baru disetujui oleh kongres adalah rencana infrastruktur senilai USD1 triliun. Sementara yang masih diperdebatkan adalah rencana pengeluaran hingga USD2 triliun utnuk paket jaring pengaman sosial.

(wk/elva)


You can share this post!


Related Posts