Jarang Terjadi, Keluarga Kerajaan Inggris Kritik Stasiun TV BBC Usai Acaranya Buat Marah Bangsawan
Instagram/theroyalfamily
Selebriti

Keluarga kerajaan Inggris kecewa dengan film dokumenter yang disiarkan BBC lantaran dinilai berlebihan dan tak sesuai fakta. Pihak kerajaan lantas mengkritik stasiun TV BBC.

WowKeren - Keluarga kerajaan Inggris memang tak ada habisnya menjadi sorotan dunia. Apalagi, hadirnya Meghan Markle membuat keluarga kerajaan itu diterpa beragam drama dan komentar buruk publik.

Secara mengejutkan, keluarga kerajaan belum lama ini menunjukkan bentuk protes mereka kepada salah satu stasiun TV swasta berbasis di London, Inggris yakni BBC. Menurut laporan, para bangsawan senior marah dengan salah satu film dokumenter tentang keluarga kerajaan yang disiarkan BBC.

Hal itu lantaran beberapa part dalam film dokumenter tersebut dinilai berlebihan dan tak sesuai fakta. Program BBC bernama "The Princes And The Press" yang ditayangkan pada Senin (22/11) itu lantas menuai kontroversi.


Para bangsawan marah lantaran BBC dinilai terlalu mengekspos hubungan tak baik di antara Duke of Cambridge Pangeran William dan Duke of Sussex Pangeran Harry. Tak hanya itu, BBC dianggap telah membagikan cuplikan bernarasi negatif tentang beberapa rumah tangga pasangan keluarga kerajaan Inggris.

Masa lalu Pangeran William dan Pangeran Harry juga banyak dikulik dalam dokumenter tersebut. Bahkan BBC menghadirkan sosok bernama Gavin Burrows yang mengaku sebagai mata-mata yang dipekerjakan untuk mengawasi hubungan masa lalu Pangeran Harry dengan sang mantan kekasih, Chelsy Davy pada tahun 2000-an.

Alhasil, pihak Istana Buckingham yang dipimpin Ratu Elizabeth II, Clarence House yang ditinggali Pangeran Charles dan Camilla, serta Istana Kensington kediaman Pangeran William dengan Kate Middleton mengkritik BBC karena kontennya yang tak mendasar. Para bangsawan senior kecewa penyiar BBC telah mengabaikan kredibilitas dan kebenaran demi meningkatkan rating mereka.

"Pers yang bebas, bertanggung jawab, dan terbuka sangat penting bagi demokrasi yang sehat," kritik pihak Istana yang diwakilkan juru bicara untuk BBC. "Namun, terlalu sering klaim yang berlebihan dan tidak berdasar dari sumber yang tidak disebutkan namanya yang disajikan sebagai fakta dan mengecewakan ketika siapa pun, termasuk BBC, memberi mereka kredibilitas."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts