27 Orang Diduga Migran Gelap Meninggal Tenggelam di Selat Inggris-Prancis
AFP/Ben Stansall
Dunia

Dari 30-an penumpang kapal yang terbalik tersebut, sebanyak 27 di antaranya dilaporkan meninggal dunia. Otoritas Prancis menilai insiden ini akibat kejahatan penyelundupan pengungsi.

WowKeren - Sebuah kapal yang mengangkut setidaknya 30-an orang tenggelam di Selat Inggris yang menghubungkan negara tersebut dengan Prancis. Setidaknya 27 orang di antaranya dilaporkan meninggal.

Otoritas maritim Prancis hingga kini masih melakukan operasi pencarian dan penyelamatan (search and rescue / SAR) untuk penyintas di Selat Pas-de-Calais tersebut. Kapal yang mengangkut puluhan migran tersebut dilaporkan terbalik di tengah perjalanan mereka menyeberang dari Prancis ke Inggris.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex menilai insiden ini sebagai sebuah tragedi. "Duka saya untuk mereka yang hilang dan terluka, korban dari kejahatan penyelundupan yang mengeksploitasi kesusahan dan kesengsaraan mereka," tutur Castex melalui Twitter-nya, Rabu (24/11) waktu setempat.

Otoritas Prancis lain seperti Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin juga mengaitkan insiden ini dengan penyelundupan manusia ke negara lain. Darmanin sendiri dilaporkan telah bertolak ke Calais untuk meninjau langsung lokasi kejadian.


"(Saya) sangat emosional menghadapi tragedi kematian banyak migran setelah sebuah kapal terbalik di Selat Inggris," tutur Darmanin. "Kami sampai kehabisan kata-kata tentang para penyelundup yang tega mengatur penyeberangan ini."

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson turut menyampaikan pandangannya soal kejadian ini. "Saya sangat terkejut dan bersedih atas banyaknya nyawa yang hilang di sana," katanya,

Johnson sangat menyoroti angka kematian yang terus bertambah seiring dengan operasi evakuasi yang dilakukan. "Ini adalah hal yang mengerikan. Namun saya juga ingin menegaskan bahwa bencana ini menekankan soal betapa berbahayanya menyeberangi Selat (Inggris) dengan cara ini," tegas Johnson.

Peristiwa ini juga memicu amarah badan amal yang membantu pengugsi di Prancis utara, Care4Calais. "(Sangat penting) kebutuhan untuk sistem modern yang aman, jalur hukum yang memungkinkan pengungsi mengajukan permohonan suaka ke Inggris," ujar Care4Calais.

"Atas nama mereka yang telah meninggal, sekali lagi kami mendesak pemerintah untuk membatalkan RUU Anti Pengungsi," imbuh mereka. "Dan memperkenalkan sistem modern yang adil sekarang. Demi kemanusiaan."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts