Kabar Baik! Booster AstraZeneca Diklaim Ampuh Lawan COVID-19 Omicron
AFP/Simon Maina
Dunia
Vaksin COVID-19

Data awal uji klinis menunjukkan vaksin COVID-19 AstraZeneca memicu peningkatan antibodi untuk penerima vaksin primer dari merek yang sama, atau produk lain dengan platform mRNA atau virus inaktif.

WowKeren - Vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster digadang-gadang menjadi solusi menghadapi pandemi. Apalagi dengan adanya varian Omicron yang menegaskan pentingnya pemberian booster COVID-19.Perusahaan pengembang vaksin pun melakukan uji klinis untuk efikasi booster yang digunakan. Termasuk AstraZeneca yang menyatakan bahwa vaksinnya memberikan respons antibodi yang tinggi terhadp varian Omicron setelah diberi dosis ketiga.

Dalam keterangannya, AstraZeneca menyatakan bahwa peningkatan respons antibodi ini terlihat pada individu yang sebelumnya menerima produk yang sama atau vaksin dengan platform mRNA. AstraZeneca akan menyerahkan data awal ini kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan di berbagai negara terkait dengan kebutuhan booster.

Sebelumnya AstraZeneca, yang mengembangkan vaksin tersebtu bekerja sama dengan Universitas Oxford, menemukan bahwa dosis ketiga vaksin menunjukkan efektivitas dalam melawan varian Omicron yang berkembang begitu cepat. Perusahaan kemudian melihat bukti yang terus berkembang, bahwa pemberian dosis ketiga vaksin terlepas dari jadwal vaksinasi primer.


"Studi sangat penting ini menunjukkan bahwa dosis ketiga Vaxzeria (merek dagang vaksin COVID-19 AstraZeneca) setelah pemberian dua dosis pertama, baik dengan merek yang sama, dengan vaksin berplatform mRNA atau virus inaktif, meningkatkan imunitas terhadap COVID-19 dengan signifikan," jelas Kepala Kelompok Vaksin Oxford, Andrew Pollard, dalam pernyataannya, dikutip dari Malay Mail, Kamis (13/1).

Sebelumnya uji coba besar-besaran di Inggris menunjukkan bahwa vaksin AstraZeneca juga mampu meningkatkan antibodi penerimanya bila diberikan sebagai booster. Hasil ini tampak bila AstraZeneca diberikan sebagai booster untuk vaksin primer bermerek sama atau vaksin platform mRNA seperti Pfizer.

Namun studi ini juga menunjukkan bahwa booster menggunakan vaksin berplatform mRNA, seperti Pfizer dan Moderna, memberikan peningkatan respons antibodi melampaui merek lain. Sementara itu vaksin AstraZeneca menggunakan platform Adenovirus.

Sejumlah negara menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai booster. Salah satunya Indonesia yang menggunakan vaksin ini sebagai booster untuk penerima vaksin primer Sinovac.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts