Aksi Pangeran Harry Minta Hak Untuk Bayar Perlindungan Polisi Inggris Picu Kemarahan
Instagram/sussexroyal
Dunia

Pangeran Harry sukses membuat Inggris marah padanya lagi. Kali ini aksi Pangeran Harry mengajukan hak untuk bayar perlindungan dari polisi Inggris membuat marah seorang mantan petugas kerajaan.

WowKeren - Seorang mantan petugas perlindungan kerajaan telah mengkritik Pangeran Harry karena menuntut keamanan polisi saat berada di Inggris. Pangeran Harry telah mengjukan klaim hukum untuk minta hak membayar perlindungan dari polisi Inggris. Petugas itu menyebut Pangeran Harry "outrageous cheek".

Seperti diketahui, Pangeran Harry mengambil tindakan hukum terhadap pemerintah Inggris atas keputusan untuk menghapus pengawal polisi 24 jam keluarganya. Sementara dia dan sang istri, Meghan Markle mendanai perlindungan pribadi mereka sendiri di Amerika Serikat, Harry berpendapat tidak aman bagi keluarganya untuk mengunjungi Inggris tanpa keamanan yang dikelola pemerintah.

Keluarga Sussex sendiri kehilangan perlindungan itu ketika mereka memutuskan mundur dari tugas kerajaan dua tahun lalu dan kemudian pindah ke California. Mereka pun sekarang dianggap sebagai warga negara.

Menulis di The Daily Mail, Ken Wharfe, seorang mantan petugas perlindungan kerajaan yang melindungi Putri Diana, menolak permintaan Pangeran Harry untuk membayar perlindungan dari polisi Inggris. Ken Wharfe menyatakan perlindungan polisi "tidak boleh dijual".


"Pangeran Harry memiliki pipi yang keterlaluan ('outrageous cheek'). Bagi Ratu dan pemerintahnya untuk menyetujui permintaannya dan menetapkan preseden ini tidak terpikirkan. Harry sekarang menjadi warga negara, berdomisili di negara asing," ujar Wharfe.

"Jika dia diberikan layanan pasukan perlindungan kerajaan Polisi Metropolitan, yang dengan murah hati dia tawarkan untuk membayar, setiap bintang Hollywood yang berkunjung dan selebritas kaya mungkin juga mengharapkannya. hak istimewa yang sama," lanjutnya.

Wharfe khawatir apabila permintaan Pangeran Harry disetuhui, hal itu akan memiliki dampak besar ke depannya. Wharfe khawatir jika nantinya akan ada banyak selebriti kaya yang ikut membayar perlindungan dari polisi Inggris untuk kepentingan pribadi mereka. Hal itu menurut Wharfe menjadi masalah yang memalukan bagi para perwira yang telah beraltih dengan keras.

"Inggris akan menghadapi prospek yang memalukan untuk mempekerjakan perwira kami yang sangat terlatih dan bersenjata untuk setiap narsisis televisi realitas atau anak-anak diktator timah yang dapat membayar tagihannya," pungkasnya.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts