Get Healthy : Fitness Coach Ini Ungkap 7 Etika Di Tempat Gym, Pemula Wajib Tahu!
Dokumentasi Fitfirliaa
Health
Get Healthy

Gym memang masih menjadi alternatif tempat olahraga terbaik. Agar olahraga lebih nyaman, seorang pemula wajib mematuhi aturan. Kali ini, Fitfirliaa secara eksklusif mengulas lengkap etika-etika di tempat gym. Ini dia selengkapnya!

WowKeren - Pusat kebugaran atau gym masih menjadi pilihan tempat terbaik untuk berolahraga. Sebagai tempat umum, para member gym tentu harus memerhatikan aturan dan etika agar tidak berbuat kesalahan yang mengganggu. Seperti yang pernah dialami oleh Fitfirliaa. Fitness coach yang akrab disapa Firlia ini mengaku pernah tidak sengaja melakukan kesalahan di tempat gym saat masih pemula.

Pengalaman tersebut dialami Firlia saat ia mulai rutin berolahraga. Berawal dari berat badannya yang hampir menyentuh angka 70 kilogram, Firlia memutuskan untuk melakukan diet. Menjalani diet ekstrem, berat badan Firlia turun drastis menjadi 48 kilogram hingga masuk kategori underweight. Beragam penyakit seperti mag dan iritasi lambung mulai dirasakan Firlia. Atas saran dokter, ia akhirnya berolahraga secara rutin.



Photo-INFO

TikTok/fitfirliaa



Pengalaman olahraga Firlia diawali dengan melakukan home workout. Setelah cukup puas mencoba home workout, ia pun beralih mencoba olahraga zumba dan yoga. Karena merasa tidak berpengaruh untuk badan, Firlia akhirnya memutuskan untuk mulai berolahraga di gym.

Saat pertama kali datang sebagai pemula di tempat gym, Firlia mengaku sangat bingung. Ia tidak mengerti bagaimana cara menggunakan alat. Saking bingungnya, ia hanya mondar-mandir di sekitar area latihan. Bahkan, ia sampai kena tegur member gym lainnya karena terlalu sering mondar-mandir.

Kepada WowKeren untuk rubrik Get Healthy, Firlia mengungkap beberapa etika di tempat gym yang wajib untuk diterapkan. Ingin tahu apa saja? Ini dia selengkapnya.

(wk/yoan)

1. Aturan-Aturan Umum di Tempat Gym


Aturan-Aturan Umum di Tempat <i>Gym</i>
Dokumentasi Fitfirliaa

Saat pertama kali berkunjung di tempat gym, seorang pemula biasanya hanya mendapat penjelasan singkat tentang alat-alat gym. Tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang aturan apalagi etika. Menurut Firlia, hal ini bisa menjadi alasan mengapa banyak pemula tidak sengaja melanggar. Ia pun berusaha untuk memberikan edukasi singkat lewat akun TikTok-nya tentang aturan-aturan di tempat gym.

"Kebanyakan enggak dijelaskan aturan-aturannya. Setelah masuk membership, habis itu mereka sudah bisa latihan. Paling cuma ditunjukkan alat-alat doang," ungkap Firlia. "Jadi, enggak ada spesifik mereka harus melakukan ini dan itu. Enggak dijelaskan. Makanya kenapa aku upload di TikTok dan ternyata memang sempat viral."

Meski tidak langsung disampaikan, seorang pemula harus peka dengan aturan yang tertulis. Salah satunya adalah penggunaan pakaian. Saat berada di gym, pemula wajib menggunakan pakaian dan sepatu olahraga agar lebih nyaman saat berolahraga. Selain itu, pastikan untuk selalu mengganti pakaian di ruangan yang sudah disediakan.

Selanjutnya adalah dengan tidak berisik di tempat gym. Pasalnya, berisik akan berpotensi mengganggu konsentrasi member gym yang tengah fokus berolahraga.

2. Hindari Mondar-Mandir di Area Latihan


Hindari Mondar-Mandir di Area Latihan
Dokumentasi Fitfirliaa

Tidak hanya aturan umum, ada baiknya pemula juga memahami attitude atau etika saat di tempat gym. Selain agar tidak menganggu, hal tersebut dilakukan untuk lebih menghargai para member gym. Hal ini bisa dilakukan dengan tidak terlalu sering mondar-mandir di area latihan.

"Misalnya ada orang squad, terus kita mondar-mandir di belakang. Kan kelihatan dari kaca. Orang kan sebenarnya ingin konsentrasi, tapi karena kita mondar-mandir, pemula nih yang paling sering mondar-mandir di gym karena enggak tahu pakai alat apa. Itu sebenarnya lumayan ganggu karena mengurangi fokus orang lain," terang Firlia.

Saat masih pemula, Firlia pun pernah tidak sengaja melakukannya. Ia pernah mondar-mandir kebingungan karena tidak tahu alat apa yang harus digunakan. Alhasil, ia sampai ditegur oleh member gym lainnya.

"Pernah (melanggar). Jadi, aku dulu suka mondar-mandir di gym karena bingung. Terus, sempat ditegur juga sama orang, 'mbak, jangan mondar-mandir terus dong, ganggu'," beber Firlia. "Makanya, penting banget kita punya program latihan. Jadi, sudah tahu alat apa saja yang mau dipakai."

Supaya tidak sering mondar-mandir kebingungan, Firlia menyarankan agar pemula sudah merencanakan program latihan terlebih dahulu. Cara ini bisa dilakukan dengan bantuan dan bimbingan Personal Trainer (PT).

3. Kembalikan Alat Fitness Ke Tempat Semula


Kembalikan Alat <i>Fitness</i> Ke Tempat Semula
pexels/Pixabay

Saat selesai menggunakan alat fitness, para pemula biasanya enggan mengembalikan ke tempat semula. Akibatnya, banyak alat-alat seperti dumbbell yang berceceran di sekitar area latihan. Keadaan ini tentu saja akan mengganggu kenyamanan para member gym.

Tidak hanya pemula, semua member gym juga berkewajiban mengembalikan alat ke tempat semula. Pasalnya, Firlia mengungkapkan bahwa kesalahan-kesalahan ini juga sering dilakukan oleh member yang sudah lama melakukan gym.

"Ada juga yang memang bad manner ya. Walaupun sudah lama nge-gym, sudah senior, tapi kadang selesai pakai alat ya sudah (tidak dikembalikan), karena dia merasa mengangkatnya berat. Yang lain juga enggak berani negur karena masih pemula. Jadi, lebih ke attitude sih," jelas Firlia.

Agar lebih mudah mengembalikan alat ke tempat semula, ada baiknya seseorang mengingat lokasi alat sebelum digunakan.

4. Pastikan Alat Selalu Dalam Keadaan Bersih


Pastikan Alat Selalu Dalam Keadaan Bersih
pexels/Anna Shvets

Dalam situasi pandemi saat ini, memastikan alat dalam keadaan bersih setelah digunakan adalah hal penting yang harus dilakukan. Karena itulah, para pemula wajib membersihkan sisa-sisa keringat yang menempel di alat fitness setelah menggunakannya.

"Kalau olahraga itu kan keringetan. Biasanya, keringat kita nempel di alat. Itu kan lumayan ganggu dan bikin yang mau latihan jadi malas," tutur Firlia. "Harusnya, kita membersihkan alatnya sampai bersih. Kalau bisa semprot disinfektan dulu, baru kita tinggal alatnya. Nah, pemula kan enggak tahu karena enggak ada tulisannya."

Dalam keadaan kelelahan pasca latihan, imun seseorang akan menurun dan lebih rentan terhadap infeksi virus dan bakteri. Firlia menyebut bahwa dengan menjaga kebersihan, seseorang juga bisa menjaga tubuhnya dari risiko terjangkit penyakit.

5. Jangan Terlalu Banyak Bermain Ponsel


Jangan Terlalu Banyak Bermain Ponsel
pexels/cottonbro

Agar waktu di gym tidak sia-sia, sebaiknya simpan ponsel di loker yang sudah disediakan. Membawa ponsel saat latihan hanya akan memicu gangguan. Hal ini akan membuat seseorang tidak fokus berolahraga. Selain itu, menggunakan ponsel di gym juga bisa mengganggu member lain.

"Kalau bisa, ponsel disimpan di loker saja kalau enggak berkepentingan. Karena kalau kita duduk di alat lama tapi main ponsel, itu ngeselin banget sih," lanjut Firlia. "Jadi, usahakan jangan terlalu banyak main ponsel. Karena orang jadi malas melihatnya, bisa merusak mood orang. Terus yang suka selfie-selfie, ngobrol sama temannya, berisik di gym, nah itu lumayan ganggu juga."

6. Sikap Ketika Menegur Member Gym yang Melanggar


Sikap Ketika Menegur <i>Member Gym</i> yang Melanggar
Dokumentasi Fitfirliaa

Jika masih melihat banyak orang di sekitar yang melanggar aturan di gym, tidak ada salahnya memberanikan diri menegur. Meski demikian, perhatikan cara penyampaiannya agar tidak memicu konflik yang berkepanjangan.

Firlia mengungkapkan bahwa bahasa yang sopan dengan nada yang lembut adalah salah satu cara yang bisa dilakukan. Selanjutnya, lanjutkan dengan menjelaskan tentang detail aturan-aturan yang benar.

"Bisanya kalau mengingatkan itu harus dengan baik dan sopan. Karena bisa jadi karena masih pemula, masih enggak tahu aturannya. Kalau gitu, kita enggak langsung tegur, tapi menjelaskan aturannya dulu," papar Firlia. "Contohnya, 'oh iya kak, biasanya kalau di gym (alat fitness) itu kita harus bersihkan sendiri, karena cleaning service-nya enggak membersihkan'. Seperti itu."

7. Jaga Jarak dan Pakai Masker Selama Pandemi


Jaga Jarak dan Pakai Masker Selama Pandemi
pexels/Max Vakhtbovych

Firlia mengakui bahwa peraturan di gym semakin ketat setelah pandemi. Selain itu, beberapa member gym juga mulai beralih untuk melakukan olahraga di rumah. Ia bahkan sering membimbing para member untuk workout di rumah secara online. Keadaan ini membuat tempat gym lebih sepi dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Agar tetap aman nge-gym saat pandemi, jangan lupa untuk selalu menjaga jarak dan menggunakan masker. Penggunaan masker masih wajib untuk kategori olahraga ringan hingga menengah. Sedangkan khusus olahraga berat seperti angkat beban, penggunaan masker bisa dikecualikan. Supaya lebih aman, jangan lupa untuk selalu membawa handuk dan disinfektan sendiri.

"Kalau di gym enggak ada disinfektan, kita bisa bawa disinfektan sendiri. Bawa handuk sendiri juga. Jadi setiap kita pakai alat, walaupun sudah disemprot disinfektan, kita bisa pakai handuknya. Jadi, enggak langsung kena ke kulit," ujar Firlia.

Dengan menerapkan etika yang benar di tempat gym, seseorang tidak hanya menjaga keamanan dan kenyamanan orang-orang di sekitar. Tapi, hal itu juga bisa menjaga keamanan dan kenyamanan diri kita sendiri.

You can share this post!

Rekomendasi Artikel