Gus Miftah Tanggapi Soal Isu Ayah Atta Halilintar Ikut Aliran Sesat: Darul Arqam Tidak Diakui
Instagram/gusmiftah
Selebriti

Gus Miftah ikut menanggapi soal isu ayah Atta Halilintar ikut aliran sesat. Lantas apakah Gus Miftah sempat membicarakan isu tersebut dengan Atta Halilintar?

WowKeren - Nama ayah Atta Halilintar, Anofial Asmid beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan publik usai diisukan mengikuti aliran sesat. Anofial Asmid dikabarkan mengikuti organisasi terlarang, Darul Arqam.

Terkait hal ini, Gus Miftah pun memberikan tanggapan. Gus Miftah secara tegas mengatakan bahwa ia tak mengetahui soal isu yang menimpa ayah Atta Halilintar.

"Nah apakah bapaknya Atta itu benar Darul Arqam apa nggak, saya belum tahu faktanya," ungkap Gus Miftah dalam kanal YouTube Official Nitnot, Sabtu (21/5).

Selain itu, Gus Miftah juga mengungkapkan bahwa ia tak pernah membahas soal isu ini dengan Atta Halilintar. Gus Miftah dan Atta Halilintar pun hanya mengobrolkan kapan mereka akan bertemu.

"Nggak nggak. Jadi kemarin cuma bilang mau ke Yogya mau ke pondok, gitu saja. Setelah pulang dari Singapura. Dia (Atta Halilintar) bilang cuma bro kapan kita ketemu di Yogya," jelas Gus Miftah.


Gus Miftah juga enggan memberikan banyak komentar tentang Darul Arqam. Hanya saja, Gus Miftah menyebut bahwa organisasi itu termasuk yang dilarang masuk di Indonesia.

"Tapi pandangan saya tentang Darul Arqam, sesuai fatwa MUI tentang Darul Arqam (kalau aliran sesat). Memang di ASEAN pusat terbesar Darul Arqam dan pusat terbesarnya di Malaysia," ucap Gus Miftah.

"Karena memang Darul Arqam tidak diakui dan sudah di-blacklist dari Indonesia," sambung Gus Miftah.

Lebih lanjut, Gus Miftah mengaku tak tahu alasan ayah Atta Halilintar tidak kembali ke Indonesia. Sebab sebelumnya, rumor mengatakan keluarga Atta Halilintar belum kembali ke Indonesia karena sang ayah bergabung Darul Arqam.

"Apakah tidak pulangnya karena itu, saya tidak tahu. Wong saya tidak bisa memastikan apakah bapaknya Atta itu Darul Arqam," tutur Gus Miftah.

"Kalau itu berkaitan dengan undang-undang imigrasi, apakah benar anggota Darul Arqam nggak bisa masuk ke Indonesia saya tidak tahu," pungkas Gus Miftah.

(wk/dess)

You can share this post!

Related Posts