Kim Jong Un Beri Ucapan Selamat ke Ratu Elizabeth II Rayakan Platinum Jubilee
Shutterstock/Alan Davidson
Dunia
Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II

Kim Jong Un menyampaikan ucapan selamat itu dalam sebuah surat. Surat Kim adalah episode persahabatan yang langka dengan Barat dalam beberapa tahun terakhir.

WowKeren - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un turut mengucapkan selamat kepada Ratu Elizabeth II yang kini tengah merayakan tujuh dekade masa pemerintahannya. Sebagaimana diketahui, saat ini Elizabeth II tengah merayakan Platinum Jubilee yang digelar secara meriah.

Kim menyampaikan ucapan selamat itu dalam sebuah surat. Menurut pernyataan kementerian luar negeri Korea Utara pada Kamis (2/6), surat itu berbunyi, "Saya mengucapkan selamat kepada Anda dan rakyat Anda pada kesempatan Hari Nasional negara Anda, hari ulang tahun resmi Yang Mulia."

Istana Buckingham mengakui menerima surat itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesan pribadi itu "sejalan dengan praktik standar menerima pesan dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan kami," menurut The Mirror.



Sementara itu, Korea Utara dan Inggris memang telah menjalin hubungan diplomatik pada tahun 2000 dan terus mempertahankan kedutaan besar di Pyongyang dan London. Sebaliknya, Elizabeth II pada September lalu juga mengirim pesan kepada Kim, memberi selamat kepada rakyat Korea Utara pada peringatan 73 tahun berdirinya negara itu.

Surat Kim adalah episode persahabatan yang langka dengan Barat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu mengingat rezim rahasia telah meningkatkan program senjatanya dan tampaknya siap untuk melakukan ledakan nuklir pertamanya sejak 2017.

Berbicara mengenai kekuatan senjata, Korea Utara telah melakukan 17 putaran uji senjata sepanjang tahun ini. Yang terbaru adalah peluncuran rudal balistik antarbenua, yang datang hanya beberapa jam setelah Presiden AS Joe Biden mengakhiri kunjungan ke Korea Selatan dan Jepang.

Washington telah mengupayakan babak baru sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Pyongyang atas provokasi tersebut, dengan upaya terbarunya diveto pekan lalu oleh Tiongkok dan Rusia. Baru-baru ini Kanada mengeluhkan kekesalannya yang mengklaim bahwa pesawat Tiongkok telah mengganggu upaya pemantauan pesawat militernya terhadap Korea Utara.

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts