Sutradara, Fajar Bustomi mengungkapkan soal perkembangan dari 'Dilan The Series'. Fajar pun mengaku tak ingin mengambil aktor dan aktris yang sudah lama berkecimpung di dunia seni peran.
- Dessy Novitasari
- Sabtu, 04 Juni 2022 - 20:56 WIB
WowKeren - Fajar Bustomi sempat menyutradarai film "Dilan 1990", "Dilan 1991", dan "Milea: Suara dari Dilan". Ketiga film itu pun berhasil menuai kesuksesan saat tayang di bioskop.
Falcon Pictures yang memproduksi ketiga film itu pun berencana menggarap serial "Dilan The Series". Fajar pun kembali dipercaya untuk menyutradarai serial tersebut.
Terkait hal itu, Fajar mengungkapkan bahwa serial tersebut masih dalam tahap pra-produksi. "Sampai saat ini belum dapat pemain," ungkap Fajar saat ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Menurut Fajar, memilih pemain untuk "Dilan The Series" bukanlah hal yang sulit. Namun, Fajar mengatakan bahwa ia tak ingin mengambil aktor dan aktris yang sudah lama berkecimpung di dunia seni peran.
Bukan tanpa sebab, Fajar ingin melahirkan aktor baru yang mumpuni lewat series tersebut. "Yang nantinya bisa lebih besar lagi. Sama seperti di Dilan yang bisa melahirkan bintang lagi," ucap Fajar.
Oleh sebab itu, Fajar berharap agar produser "Dilan The Series" bersedia untuk memberikan kesempatan kepada aktor dan aktris baru yang memiliki potensi. "Saya berharap produser berani mencoba dan aktor baru berani totalitas kasih waktu. Karena ketika sukses, mereka yang dapat hasilnya, bukan saya," tutur Fajar.
Selain itu, Fajar mengungkapkan kriteria para aktor dan aktris baru yang ingin diajak untuk bermain dalam "Dilan The Series". Fajar mengatakan ia dan pihak produser saat ini masih membuka casting secara online.
"Saya mencari usia seumuran sekolah dan punya totalitas, lalu wajahnya seperti orang zaman dulu. Sejauh ini masih di situ," pungkas Fajar. "Bisa mention saya dan produser."
Diketahui, "Dilan The Series" tidak akan memakai Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla sebagai bintang utama. Serial itu akan menyajikan kisah yang masih berkesinambungan dengan film. Namun dengan pendekatan berbeda.
(wk/dess)