Ernest Prakasa Sebut Akun WhatsApp Arie Kriting Diteror Usai Kritik Kominfo, Dapat Makian Kasar Ini
Instagram/ernestprakasa/arie_kritin
Selebriti
Kominfo Blokir Platform Digital

Ernest Prakasa membuat cuitan untuk mengabarkan akun WhatsApp Arie Kriting mendapat teror dari orang tak dikenal. Bahkan, Arie mendapat makin kasar begini.

WowKeren - Ernest Prakasa belum lama ini membagikan kabar kurang menyenangkan tentang Arie Kriting. Hal ini karena akun WhatsApp milik Arie Kriting mendapat teror dari orang yang tak dikenal.

Diduga, teror itu terjadi setelah Arie Kriting mengkritik tindakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Diketahui, Kominfo memblokir sejumlah situs dan aplikasi karena belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Melalui akun Twitter, Ernest Prakasa membagikan screenshot yang diduga milik Arie Kriting. Di situ, terlihat seseorang menggunakan foto profil wajah wanita memberikan pesan kurang pantas kepada Arie Kriting. Pesan itu berisi makian tidak pantas dan kasar.

"Urusan agama dan keluarga lu aja belom kelar, udah sok-sokan ngurusi PSE. Urusin dulu istri n mertua lo, t****," bunyi pesan dari seorang wanita tersebut.


Ernest Prakasa pun memberikan tanggapan terkait pesan yang disampaikan wanita tersebut kepada Arie Kriting. "Akun WA @Arie_Kriting barusan juga mendapatkan upaya peretasan dan teror. Norak banget," cuit Ernest Prakasa pada Minggu (31/7).

Ernest Prakasa Sebut Akun WhatsApp Arie Kriting Diteror Usai Kritik Kominfo, Dapat Makian Kasar Ini

Twitter

Suami Meira Anastasia ini membuat cuitan tersebut untuk membalas tweet dari akun @_bagasnanda_. Akun itu mengabarkan salah seorang pembicara dalam obrolan Space membahas soal pemblokiran itu mendapatkan teror melalui WhatsApp. Akun yang mengunggah foto tangkap layar percakapan di Whatsapp dari peneror dengan kalimat ancaman.

"Lagi kejadian yang tak terduga setelah acara Space yang disediakan utk bahas Kominfo, salah satu pembicara mendapatkan teror melalui Whatsapp, nomor tsb dapat mengetahui no pembicara entah darimana sampai mengirimkan foto dan email. Apakah data pribadi kita hanya dianggap mainan," kata akun @_bagasnanda_.

Sebagai informasi, keputusan Kominfo untuk memblokir sejumlah aplikasi dan situs resmi mendapat banyak kontra dari publik. Tagar #BlokirKominfo juga digaungkan di berbagai media sosial untuk menentang pemblokiran itu. Mereka juga menertawakan Kominfo yang justru membiarkan aplikasi judi bebas beroperasi dengan alasan situs itu tidak menggunakan uang dan hanya permainan.

(wk/dess)

You can share this post!

Artikel Terkait