HITSfluencer : Andi Yaya, Dari Atlet Lapangan Sampai Sukses Jadi 'Mentor' Online Sepak Takraw
Instagram/andi_yayaa
Selebriti
HITSfluencer

Sebagai atlet, Andi Yaya sukses menjadi 'mentor' online dan populerkan olahraga sepak takraw lewat media sosial. Seperti apa jatuh bangun perjuangan Andi? Ini dia kisahnya!

WowKeren - Sepak takraw adalah jenis olahraga yang prinsip permainannya merupakan gabungan dari sepak bola dan bola voli. Berbeda dengan keduanya yang begitu populer, sepak takraw terbilang masih "asing" di kalangan khalayak. Meski demikian, hal ini tak menyurutkan semangat Andi Yaya untuk terus populerkan olahraga yang punya gerakan-gerakan ekstrem ini di akun TikTok, @andi_yayaa.

Mengawali perjalanan sebagai konten kreator sejak beberapa tahun silam, akun TikTok Andi sudah mendapatkan lebih dari 1,1 juta pengikut. Tak hanya itu saja, ia juga sudah berhasil mengumpulkan sampai 18 juta likes. Lewat unggahan-unggahannya, pria bernama asli Taufik Hidayat ini berhasil memopulerkan dan membuat makin banyak orang tertarik mempelajari olahraga sepak takraw.


Salah satu konten Andi tentang sepak takraw yang begitu populer adalah saat ia mengunggah kompilasi menendang bola menggunakan gerakan roll spike (salto). Dengan treatment editing video yang makin sempurna, pria asal Bone, Sulawesi Selatan ini berhasil membuat para penonton terpukau. Tak heran, video yang baru diunggah pada 20 Mei 2022 ini sudah mendapat total lebih dari 33 juta kali penayangan.

Tak hanya aktif di TikTok, Andi ternyata juga aktif membagikan beragam teknik-teknik sepak takraw di akun Snack Video. Hingga kini, akun dengan nama, @andiyaya4, ini sudah berhasil mengumpulkan total lebih dari 314 ribu pengikut dengan 1,4 juta likes.

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Andi secara khusus berbagi keseruannya menjadi atlet sepak takraw sampai akhirnya sukses menjadi konten kreator. Penasaran seperti apa perjalanannya? Ini dia penuturan Andi selengkapnya.

(wk/yoan)

1. Makin Populer di Sekolah Berkat Sepak Takraw


Makin Populer di Sekolah Berkat Sepak Takraw
TikTok/andi_yayaa

Ketertarikan Andi pada olahraga sepak takraw awalnya bermula saat ia duduk di bangku SMP. Ia pun jadi sering menonton pertandingan sepak takraw. Hingga suatu ketika, ia mulai memberanikan diri untuk mencoba latihan sendiri berbekal video tutorial di YouTube. Puncaknya, saat SMA Andi mengikuti pelatihan khusus hingga sukses bertanding sebagai atlet yang mewakili Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

"Pas SMP kelas dua, aku suka sekali nonton pertandingan sepak takraw. Kemudian aku tertarik karena sepak takraw itu sesuatu hal yang ada unsur-unsur ekstrem dan tidak semua orang bisa melakukan itu. Aku mulai belajar dari YouTube dan hanya dalam waktu bulan sudah bisa praktek," kenang Andi. "Sampai SMA akhirnya mulai gabung di komunitas untuk latihan khusus. Kemudian, baru bisa dibilang mahir itu SMA kelas 2. Jadi, butuh waktu satu tahun lebih baru bisa lancar dan bisa ikut pertandingan."

Bagi Andi, pengalaman pertamanya bertanding saat masih duduk di bangku SMA adalah hal yang paling berharga dan tak bisa dilupakan. Pasalnya, ia harus menyita banyak waktu untuk latihan sehingga terpaksa harus mengambil dispensasi libur untuk sekolah. Meski demikian, perjuangannya ini malah makin membuat nama Andi jadi kian senter sampai guru-guru pun jadi makin perhatian padanya.

2. Jadi Konten Kreator Karena Tak Sengaja Upload


Jadi Konten Kreator Karena Tak Sengaja <i>Upload</i>
TikTok/andi_yayaa

Kesibukan sebagai atlet membuat Andi kerap membagikan kesehariannya bermain sepak takraw di media sosial. Biasanya, ia akan mengedit-edit video menggunakan aplikasi TikTok tanpa ada niat mengunggah. Tak diduga, video sepak takrawnya ini malah terunggah secara tak sengaja. Diluar dugaan, video ini langsung tembus FYP (For Your Page) dan mendapatkan jutaan penonton.

"Awal mulanya di TikTok jadi konten kreator itu enggak sengaja. Iseng-iseng buat video di sekolah, salto pakai baju pramuka. Awalnya mau ngedit memasukkan lagu di TikTok. Eh, enggak sengaja ke-upload. Pas sudah upload, ternyata viral, hampir 5 juta viewers. Pada saat itu, sampai beribu-ribu komentar. Aku sampai berusaha balas semua karena saling senengnya viral," beber Andi. "Selanjutnya aku usahakan buat bikin video serupa kalau ada waktu. Ternyata setiap video yang aku buat FYP. Setelah itu, aku jadi merasa ini (TikTok) menarik, akhirnya aku dalami."

Seolah tak melewatkan kesempatan setelah viral, Andi lantas jadi semangat membuat konten-konten serupa. Hingga akhirnya, ia mendapatkan bimbingan khusus untuk memoles video konten jadi lebih menarik. Dengan memanfaatkan sound dan hastag yang viral, video Andi jadi makin ramai penonton hingga mendapatkan nominasi juara untuk event TikTok, #SamaSamaBelajar.

"Setelah itu aku di kontak langsung sama TikTok Indonesia Official di Instagram buat masuk ke grup konten kreator olahraga. Dari situ jadi makin tahu bagaimana caranya jadi konten kreator. Selanjutnya, aku mulai belajar dan berani sedikit demi sedikit (mengambangkan konten), jadi enggak cuma slow motion. Viewers-nya juga bisa dibilang lebih meningkat dibandingkan yang dulu," sambung Andi. "Kemarin juga pernah jadi nominasi juara di challenge TikTok Indonesia Official yang #SamaSamaBelajar karena memberi tips and trik sepak takraw."

3. Dipercaya Perkuat Skuad Takraw Kabupaten


Dipercaya Perkuat Skuad Takraw Kabupaten
Dokumentasi Andi

Untuk meningkatkan skill sepak takraw, biasanya Andi akan melakukan latihan ringan di rumah rutin setiap pagi. Terlebih, akhir-akhir ini ia juga tengah bersiap untuk kembali memperkuat skuad sepak takraw Kabupaten Bone di kejuaraan PORDA (Pekan Olahraga Daerah) mendatang. Dalam skuad kabupaten, Andi secara khusus dipercaya sebagai smasher yang dikenal sebagai ujung tombak permainan.

"Satu tim (sepak takraw) itu ada 3 pemain, diantaranya smasher, tekong dan umpan. Biasanya kalau tanding itu bawa 5 pemain dan 2 diantaranya cadangan. Kalau aku sebagai smasher," ungkap Andi. "Sekarang aku masih gabung di klub kabupaten, mewakili Bone, Sulawesi Selatan. Kejuaraan yang terakhir diikuti itu PRA PORDA tingkat Provinsi. Sekarang lagi istirahat untuk persiapan pertandingan selanjutnya, PORDA."

Sering tampil di berbagai kejuaraan dan menjadi konten kreator sekaligus membuat Andi makin banyak dikenali orang. Bahkan, saat ia sudah mengenakan pakaian yang serba tertutup pun masih banyak yang meminta berfoto hingga bertanya trik seputar sepak takraw. Di beberapa waktu, ia juga kadang merasa malu ketika banyak orang memperhatikannya saat bertanding atau sekedar bermain untuk keperluan konten.

"Semenjak viral di TikTok, ketika main enggak bisa dipungkiri kalau orang-orang kenal semua sama aku. Aku juga sering ke pertandingan buat nonton, banyak yang mengenali walaupun sudah pakai jaket, masker, atau topi. Sebagian dari mereka mengajak foto atau bertanya trik and tips," lanjut Andi. "Terus misalkan kita latihan di tempat ramai, banyak yang lihat dan meneriaki. Pokoknya kalau bikin konten di lapangan dan banyak orang, jadi malu."

4. Sukses Jadi 'Mentor' Online Sepak Takraw


Sukses Jadi 'Mentor' <i>Online</i> Sepak Takraw
TikTok/andi_yayaa

Sejauh ini, Andi sudah berhasil menguasai beragam teknik-teknik sepak takraw yang terbilang susah seperti smash sunback hingga roll spike. Ia pun kerap menjadi "mentor"online dan berbagi tutorial-tutorial agar bisa sukses melakukan gerakan tersebut. Tak puas, para penonton pun kerap memenuhi kolom komentar Andi dengan aneka tutorial teknik-teknik lainnya.

"Teknik paling susah dilakukan itu smash sunback karena jatuhnya sangat berbahaya untuk tulang ekor, punggung dan pantat. Request (tutorial) dari penonton itu juga banyak yang belum bikin karena bingung mau dijelaskan detail kayak gimana. Yang paling sering aku bagi itu tutorial roll spike, salto-salto. Teknik ini (roll spike) dipakai biasanya pas bola-bola tinggi sekitar 3 meter keatas," jelas Andi. "Kalau aku, sering banget zonk (salto tapi tidak mengenai bola). Biasanya karena faktor kurang fokus atau ada teknik yang enggak pas."

Melakukan gerakan-gerakan yang terbilang ekstrem sebagai smasher dalam sepak takraw membuat Andi jadi langganan mengalami cedera. Jika hal itu terjadi, diperlukan waktu pemulihan yang cukup lama agar bisa kembali pulih. Untuk mencegah risiko cedera, Andi mengungkapkan bahwa ada teknik khusus saat menjatuhkan badan pasca melakukan gerakan smash yang terbilang ekstrem.

"Kalau cedera enggak terhitung, sudah beberapa kali terkilir. Terakhir cedera itu karena tangan tersangkut di net dan keseleo. Kalau sudah begitu, tangannya enggak bisa gerak sama sekali jadi enggak bisa salto dan bikin konten sama sekali. Paling-paling cuma bisa bikin konten kontrol bola. Dan itu butuh waktu pemulihan sekitar dua minggu baru bisa fit kembali," lanjut Andi. "Tapi memang sebenarnya ada banyak teknik mendarat supaya tidak cedera. Saat mendarat, usahakan menggunakan tangan dan kaki. Jadi, 50% tumpuan tangan dan 50% kaki."

5. Tak Terpengaruh Komentar Negatif


Tak Terpengaruh Komentar Negatif
TikTok/andi_yayaa

Andi mengungkapkan bahwa perjalannya sebagai atlet maupun konten kreator tak selalu mulus. Pasalnya, ia harus pintar mengatur waktu saat harus membuat konten di tengah pertandingan berlangsung. Belum lagi ketika ia harus berhadapan dengan komentar-komentar negatif orang-orang. Meski demikian, ia tak pernah ambil pusing dan terus fokus melakukan yang terbaik.

"Sering ketika main ada yang teriak, 'wah, atlet TikTok'. Kalau sudah terlalu banyak orang atau penonton, ya fokus main (takraw) dulu. Nanti malah dikira cuma fokus ke konten bukan fokus main. Sering juga dapat komentar, 'wah itu mah gampang', 'bukan contoh yang baik', 'olahraga yang enggak perlu dimainkan' dan masih banyak lagi. Tapi, aku enggak terlalu gubris karena itu cuma sebagian kecil dari viewers aku," ungkap Andi. "Toh, aku juga sudah membuktikan, bukan sekedar atlet di TikTok tapi bisa mewakili kabupaten. Main di TikTok itu hanya bonus ketika kita bisa memanfaatkan media sosial."

Di sisi lain, Andi juga mengaku bahwa pernah di titik down karena merasa performanya sebagai atlet menurun. Saat itu, ia jadi tak semangat untuk membuat konten. Ia pun akhirnya memilih untuk memenangkan diri dengan istirahat latihan demi memulihkan mentalnya sebelum akhirnya kembali menggempur lapangan dengan smash andalannya.

6. Tips Sepak Takraw Buat Pemula


Tips Sepak Takraw Buat Pemula
TikTok/andi_yayaa

Bagi kalian yang tertarik belajar dan menguasai sepak takraw, Andi berpesan agar tidak bosan untuk terus latihan. Ia juga mengingatkan para pemula agar memulai prosesnya dari menguasai teknik-teknik dasar terlebih dahulu. Pelajari secara bertahap dan jangan terburu-buru lanjut ke teknik yang ekstrem karena itu akan meningkatkan risiko cedera.

"Kalau mau belajar sepak takraw enggak boleh bosen latihan. Kalau bisa, enggak usah latihan yang terlalu ekstrem dulu. Latihannya dari bawah, rutin ikuti prosedur dan bisa mulai dari kontrol bola, kan takraw bukan hanya sekedar salto saja. Semua itu butuh proses karena roll spike (salto) bukan hal yang bisa dipelajari hanya 2-3 bulan," pesan Andi. "Terus kalau sudah mahir dan mau meningkatkan kualitas lompatan roll spike, alangkah baiknya dilakukan di tempat yang aman. Usahakan di tanah atau pasir. Supaya ketika gagal enggak menimbulkan terlalu banyak cedera."

Banyaknya teknik-teknik yang terbilang ekstrem dalam sepak takraw membuat Andi tak bosan mewanti-wanti para pemula untuk berhati-hati. Karena itulah, beberapa video di akun TikTok-nya kerap mendapatkan tanda "warning" dari TikTok. Dengan tanda ini, para pemula diharapkan untuk tidak secara langsung mempraktikkan gerakan tanpa pengawasan profesional.

7. Buktikan Sepak Takraw Bisa Populer dengan Konten


Buktikan Sepak Takraw Bisa Populer dengan Konten
TikTok/andi_yayaa

Agar sepak takraw jadi makin digemari banyak orang, Andi berencana untuk mengembangkan konten dengan muatan komedi. Harapannya, ia bisa membuat sepak takraw ini jadi makin populer, tidak kalah dengan olahraga serupa seperti futsal dan voli.

"Kedepannya mungkin aku akan gabungkan konten komedi dan olahraga jadi biar lebih seru dan menambah exposure. Bisa dibilang aku kreator pertama dengan konten sepak takraw. Jadi, salah satu motivasiku (aktif bikin konten), ingin membuktikan kalau sepak takraw juga bisa go internasional, enggak kalah sama futsal dan voli," harap Andi.

Lewat kontennya, Andi sudah berhasil membuktikan bahwa ia sudah satu langkah lebih maju dalam memopulerkan olahraga sepak takraw dengan menggunakan media sosial. Jadi, apakah kalian tertarik untuk mempelajari olahraga unik satu ini?


You can share this post!