Di Tengah Gelombang Panas Baru Prancis, Picu Kebakaran Hutan Hebat
Dunia
Waspada Suhu Panas

Dampak gelombang panas tampaknya masih berdampak pada kehidupan di negara Eropa, seperti Prancis. Sebelumnya, Prancis dihadapkan pada kekeringan 'bersejarah'.

WowKeren - Salah satu negara di Eropa yakni Prancis saat ini diketahui tengah memasuki gelombang panas baru. Akibatnya, kebakaran hutan hebat berkobar di wilayah barat daya Prancis pada Selasa (9/8), dan menghancurkan 16 rumah, serta menghanguskan 6 ribu hektar, sehingga memaksa evakuasi hampir 6 ribu orang di daerah yang telah dilanda api besar tersebut.

Seperti bagian Eropa lainnya, Prancis diketahui tengah menghadapi gelombang panas dan kekeringan yang telah memicu beberapa kebakaran hutan di seluruh benua selama dua bulan terakhir. Otoritas setempat dari Departemen Gironde yang menanam anggur lantas menyebut bahwa 500 petugas pemadam kebakaran dikerahkan.

"Api merajalela dan sekarang telah menyebar ke departemen Landes," ujar otoritas setempat dari Departemen Gironde dalam sebuah pernyataan dilansir melalui malaymail, Rabu (10/8).

Sebagai informasi, Gironde merupakan wilayah yang berada di barat daya Prancis. Wilayah ini, telah dilanda kebakaran hutan sejak Juli lalu, yang diawali dengan dua kebakaran hutan yang telah menghancurkan lebih dari 20 ribu hektar hutan dan menyebabkan evakuasi hampir 40 ribu orang.


Selain itu, kebakaran juga kembali terjadi pada Selasa (9/8) kemarin, di bagian lain negara tersebut yakni satu di Departemen Selatan Lozere dan Aveyron. Akibatnya, hampir 600 hektar telah terbakar, dan di mana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gerald Darmanin akan pergi di kemudian hari.

Sementara untuk kebakaran hebat lainnya juga terjadi di Departemen Maine et Loire di Prancis barat, yang mana menyebabkan 650 hektar telah hangus terbakar dan 500 lainnya terancam. Hal ini berdasarkan dari keterangan pihak berwenang setempat.

Sebelumnya, pemerintah Prancis diketahui juga telah mengaktifkan gugus tugas krisis untuk mengkoordinasikan upaya dalam mengurangi dampak kekeringan "bersejarah" yang diperburuk oleh gelombang panas musim panas yang ekstrem. Hal ini pun lantas memicu kekhawatiran dari masyarakat setempat.

Akibat dari terjadinya kekeringan, pihak berwenang bahkan telah memerintahkan pembatasan air di hampir semua dari 96 departemen daratan Prancis, dengan 62 di tingkat siaga tertinggi. Di sisi lain, Badan Cuaca Meteo France memperkirakan adanya sedikit bantuan untuk beberapa minggu mendatang karena suhu diperkirakan mencapai 40 derajat Celcius.

(wk/tiar)

You can share this post!

Artikel Terkait