Agensi PSY P Nation Digerebek Kementerian Terkait Kematian Pekerja Asing
YouTube/P NATION Official
Selebriti

Menyusul kematian seorang pekerja asing ketika membongkar panggung PSY, P Nation diselidiki Kementerian Tenaga Kerja. Selain digerebek, muncul surat perintah untuk menyita dan menggeledah kantor agensi.

WowKeren - Agensi PSY, P Nation saat ini berada di bawah kecaman atas kematian seorang pekerja Mongolia tidak dikenal selama festival "Summer Swag". Kementerian tenaga kerja menggerebek kantor P Nation pada 25 Agustus untuk menyelidiki kasus tersebut.

Menurut keterangan yang beredar, pekerja berusia 20-an asal Mongolia jatuh hingga tewas saat membongkar set setelah konser PSY di Kota Gangneung pada 30 Juli. Muncul spekulasi mengatakan bahwa pekerja itu tidak diberi perlengkapan keselamatan yang diperlukan saat bekerja di tengah cuaca buruk.

Jika spekulasi benar, P Nation telah melanggar Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Industri, yang menyatakan bahwa pekerjaan di luar ruangan harus ditangguhkan selama kondisi di luar ruangan harus ditangguhkan selama kondisi cuaca tidak stabil. Selain itu, agensi dinyatakan bersalah melanggar undang-undang yang mengatur tindakan industri yang terjadi selama bencana.

Menurut pernyataan Kementerian Tenaga Kerja cabang Provinsi Gangwon mengirim personel mereka ke kantor P Nation di Seoul Selatan bersama dengan beberapa kantor sub-kontraktor. Pengerahan tersebut guna untuk mencari bukti investigasi mengenai kematian pekerja terkait.


Pada saat kematian pekerja, P Nation mengeluarkan pernyataan belasungkawa kepada keluarga mendiang dan mengkonfirmasi bahwa itu kecelakaan mendadak. Agensi juga meyakinkan akan membantu keluarga mendiang untuk pemakamannya.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk menetapkan langkah-langkah untuk mencegah kecelakaan lain yang serupa terjadi, dengan rasa tanggung jawab," kata agensi.

Namun segera setelah itu, Kementerian Tenaga Kerja mengeluarkan surat perintah penggeledahan dan penyitaan dari pengadilan. Hal itu sebagai tindak lanjut tuduhan pelanggaran undang-undang keselamatan industri.

Soal keterlibatan PSY, diduga pelantun "That That" itu tidak akan menghadapi konsekuensi hukum apapun. Meski punya kendali 60 persen terhadap P Nation, ada seseorang yang menjadi kepala agensi tersebut.

Sebelumnya, PSY sudah pernah dikritik lantaran menggunakan air berlebihan di festival "Water Bomb" di saat tempat lain mengalami kekeringan hebat. Pada Juli lalu, kasus tersebut ada di bawah pengawasan pemerintah usai semakin banyak penonton dinyatakan positif COVID-19.

(wk/inta)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait