Pangeran Harry perdana memberikan pernyataan langka usai sang nenek, Ratu Elizabeth II meninggal dunia, Kamis (8/9) di Balmoral, Skotlandia. Ia menyapa rakyat Inggris dan mengatakan hal pilu ini.
- Sisilia Rizky Azalea
- Senin, 12 September 2022 - 10:36 WIB
WowKeren - Ratu Elizabeth II telah meninggal dunia di Balmoral, Skotlandia, Kamis (8/9). Ratu Elizabeth wafat di usia 96 tahun usai memimpin kerajaan Inggris selama 70 tahun. Sang Mulia pergi dengan tenang setahun setelah suami tercinta, Prince Philip meninggal dunia.
Keluarga kerajaan Inggris pun tengah diselimuti duka mendalam atas kepergian Ratu Elizabeth II termasuk cucu tercinta, Pangeran Harry. Apalagi, Pangeran Harry dikabarkan begitu menyesal lantaran terlambat menemani sang nenek di detik-detik napas terakhirnya.
Kini, untuk pertama kalinya setelah kematian sang nenek, Pangeran Harry angkat bicara. Pernyataan langka itu Pangeran Harry sampaikan kala menyapa para warga Inggris yang datang ke Kastil Windsor untuk melayat Ratu Elizabeth II.
The Sun melaporkan, Pangeran Harry menyebut Kastil Windsor kini terasa sepi usai sang nenek pergi untuk selama-lamanya. Tempat itu tak lagi sama seperti saat Ratu Elizabeth II masih hidup.
"Ini adalah tempat yang sepi di atas sana sekarang tanpa dia," seru Pangeran Harry di hadapan warga Inggris saat menyapa rakyat bersama sang istri, Meghan Markle serta Duke and Duchess of Cambridge Pangeran William dan Kate Middleton.
Kesempatan itu menjadi reuni perdana Pangeran Harry, Meghan, Kate serta Pangeran William usai sekian lama dikabarkan tengah bersitegang. Momen adem itu menjadi isyarat bahwa kedua belah keluarga memilih untuk mengesampingkan masalah pribadi demi mendiang Ratu Elizabeth II.
Kabar yang beredar menyebut ayah mereka, Raja Charles III meminta Pangeran William untuk mengundang Pangeran Harry berjalan-jalan bersama di Kastil Windsor. Namun, perwakilan membantah kabar tersebut.
CNN melaporkan bahwa Pangeran William lah yang berinisiatif untuk mendekatkan diri pada Pangeran Harry. Ia kemudian mengajak sang adik untuk menyapa rakyat Inggris bersama seperti yang biasa mereka lakukan waktu dulu.
(wk/Sisi)