Ini Berbagai Kendala yang Dihadapi Konser Gratis BTS 'Yet to Come' di Busan
Facebook/bangtan.official
Musik
BTS Gelar Konser Gratis

Tempat awal yang dipilih untuk konser adalah panggung tepi laut darurat di Gijang. Namun tempat ini terlalu jauh dari gerbang utama kota, seperti Stasiun Busan dan Bandara Internasional Gimhae.

WowKeren - Hampir sebulan sebelum konser gratis BTS di Busan, acaranya menghadapi kendala. Konser "BTS: Yet to Come in Busan" ini akan diadakan pada 15 Oktober di Stadion Utama Busan Asiad dan merupakan bagian dari tawaran kota itu untuk menjadi tuan rumah World Expo pada 2030. Konser ini gratis dan diperkirakan akan menarik sekitar 100.000 penggemar.

Namun, konser tersebut menghadapi tiga kendala besar, dan tidak jelas apakah itu dapat diatasi.

1. Tempat baru tidak dapat menampung 100.000 penonton.

Tempat awal yang dipilih untuk konser adalah panggung tepi laut darurat di Gijang. Namun tempat ini terlalu jauh dari gerbang utama kota, seperti Stasiun Busan dan Bandara Internasional Gimhae. Akan memakan waktu lebih dari delapan jam bagi penggemar untuk sampai ke tempat tersebut.

Tempat diubah menjadi Stadion Utama Busan Asiad yang lebih mudah diakses, yang memiliki 53.769 kursi dan 72 titik masuk dan keluar. BTS mengadakan konser "Muster Magic Shop" ke-5 mereka di tempat yang sama pada Juni 2019, di mana penontonnya berjumlah 45.000 orang.


Ambisi menerima 100.000 penggemar tidak mungkin lagi dengan tempat baru ini. Paling-paling, itu dapat menampung 50.000 penggemar. Dari jumlah ini, undangan dari negara-negara anggota Bureau International des Expositions (BIE) yang memilih negara tuan rumah World Expos perlu diperhitungkan, yang awalnya diperkirakan 3.500, tergantung pada diskusi dengan HYBE.

2. Akomodasi Hotel Busan meroket.

Tarif kamar untuk satu malam menginap di Busan berkisar dari 300,000 KRW (sekitar Rp 3,2 juta) hingga 2,00 juta KRW (sekitar Rp 21,4 juta). Biasanya, biayanya hanya 50,000 KRW (sekitar Rp 536 ribu) hingga 150,000 KRW (sekitar Rp 1,6 juta). Para penggemar yang ingin memesan akomodasi lebih awal sudah mengeluhkan hal ini, namun Pemerintah Busan hanya bisa memberikan panduan dalam menentukan harga akomodasi. Paling-paling, ini hanya akan menjadi undang-undang, tidak dapat ditegakkan.

3. Meningkatnya kasus COVID-19 mungkin saja terjadi.

Selama empat hari libur Chuseok, jumlah pasien baru di Busan berkisar 1.500 dan naik menjadi 3.200. Otoritas kesehatan harus mempertimbangkan jika konser BTS dapat menyebabkan peningkatan signifikan dalam kasus COVID-19.

"Kami berencana untuk membahas langkah-langkah kesehatan masyarakat dengan HYBE segera setelah jumlah orang asing, termasuk jumlah tamu undangan, dikonfirmasi," kata seorang pejabat kota. "Setelah perencanaan bencana konser ditetapkan, kami akan banyak menggali pendapat dari para ahli dan mencari kerja sama dari organisasi terkait seperti bandara jika diperlukan."

(wk/dewi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait