Sam Worthington Akui Sempat Tak Habis Pikir Saat Disodori Visi James Cameron untuk 'Avatar'
Film

Saat berbicara baru-baru ini, aktor utama 'Avatar' Sam Worthington mengakui bahwa awalnya dia kewalahan oleh cakupan visi James Cameron untuk proyek tersebut.

WowKeren - "Avatar" karya James Cameron telah berhasil menjadi film hit pada masanya. "Avatar" berhasil mendarat di layar lebar dengan ledakan besar pada bulan Desember 2009, menarik penonton dengan visualnya yang luar biasa dan CGI yang canggih.

Film yang dibintangi oleh Sam Worthington ini selain menjadi penghasil uang untuk 20th Century Fox, juga mendongkrak kariernya dan juga Zoe Saldana. Sekadar informasi, kelanjutan cerita film ini akan dapat disaksikan musim dingin ini lewat "Avatar: The Way of Water."

Salah satu kesulitan yang dihadapi James Cameron dalam menciptakan Avatar adalah membawa seluruh pemain dan kru ke dalamnya dengan visual dan pengetahuan dunia Pandora yang liar dan tidak dapat dipercaya. Bahkan aktornya sendiri, Sam Worthington, sempat kebingungan ketika pertama kali mendengar konsep untuk "Avatar".


Saat berbicara baru-baru ini (via Games Radar), dia mengakui awalnya kewalahan oleh cakupan visi Cameron untuk proyek tersebut. Sam Worthington menekankan bahwa kepercayaan yang dia dan rekan-rekannya berikan kepada Cameron lah yang mendukung mereka untuk bertindak bersama visual dan makhluk yang belum sepenuhnya ada.

"Yah, ketika saya pertama kali membacanya, ada hal-hal seperti gunung terapung, ada hal-hal seperti Thanator, ada hal-hal ketika saya tidak tahu apa yang orang ini bicarakan," ujarnya. "Dan yang paling penting, saya tidak tahu bagaimana kita akan melakukan ini."

Sementara itu, produksi untuk sekuel berikutnya memakan waktu beberapa tahun, sesuai dengan teknologi yang berkembang dan kedalaman visi James Cameron untuk cerita tersebut. Film "Avatar" melibatkan lebih banyak informasi, latar belakang, dan elemen asing dibanding kebanyakan proyek, dan bagi sebagian orang, permulaan memasuki Pandora bisa sangat menakutkan.

James Cameron sendiri dikenal karena dedikasinya untuk menciptakan film yang luar biasa. Bahkan, penantian 13 tahun di antara "Avatar" dan "Avatar 2" sebagian terhenti untuk membantu Cameron menunggu beberapa teknologi grafis komputer, termasuk desain air, untuk maju ke titik yang bisa dipercaya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait