Tuai Kontroversi Baru, Pergantian PD 'Running Man' Ikut Disorot
Instagram/sbs_runningman_sbs
TV
Rumor Miring Running Man

Program SBS 'Running Man' kembali menuai kontroversi usai menayangkan episode barunya pada akhir pekan kemarin. Simak ulasan lengkapnya dalam berita di bawah ini.

WowKeren - Program hiburan SBS "Running Man" menuai kontroversi baru. Kali ini, program yang digawangi oleh Yoo Jae Seok itu dikritik karena menghadirkan caption maupun subtitle yang kontroversial.

"Running Man" menayangkan episode barunya pada Minggu (2/10), dan para pemeran melakukan perjalanan khusus ke Cheorwon. Keesokan harinya, sebuah postingan berjudul "Status subtitle 'Running Man' saat ini setelah berubah menjadi PD wanita" diunggah di komunitas online FM Korea.

Sebagai informasi, "Running Man" saat ini diarahkan oleh PD Choi Hyung In. Dia mengambil alih program tersebut usai PD Choi Bo Pil hengkang beberapa waktu lalu.

Postingan itu menunjukkan video Jeon So Min saat mengarahkan beberapa permainan situasional dengan Yang Se Chan. Jeon So Min tiba-tiba muncul dengan boneka katak yang mirip dengan sub karakternya lalu memanggil Yang Se Chan "ayah". Dia bahkan mengarahkan drama situasional yang menampilkan pasangan pengantin baru yang baru saja melahirkan seorang anak.

Setelah melihat Jeon So Min muncul dengan boneka di lengannya, Yang Se Chan langsung berkomentar, "Dia mulai lagi..." Anggota yang lain juga menjadi panik dan melontarkan beberapa hal seperti, "Apakah kamu punya bayi?", "Apakah kamu melahirkan katak?" dan "Ada apa dengannya?"

Jeon So Min kemudian mendekati Yang Se Chan dengan membawa boneka katak yang bernama "Yang Katak". Dia juga berkata, "Pergi ke ayahmu, pergi ke ayahmu."


Song Ji Hyo menimpali, "Ayo peluk keponakan kita." Selama momen ini, tim produksi menyertakan subtitle yang berbunyi, "Ibu katak yang mengasuh anak tunggal."

Tuai Kontroversi Baru, Pergantian PD \'Running Man\' Ikut Disorot

Source: SBS

Subtitle tersebut langsung menjadi sorotan netizen Korea Selatan di komunitas online FM Korea. Mereka memberi tanggapan dingin terhadap kata-kata "pengasuhan tunggal" dan mulai melontarkan kritik seperti berikut ini:

"Apakah ini saatnya 'Running Man' mengucapkan selamat tinggal kepada pemirsa?" ujar seorang netizen. "Itu tidak menyenangkan," imbuh netizen yang lain. "Aku berkata kasar saat menonton ini kemarin," timpal yang lain.

"Pada akhirnya, PD utama yang melakukan konfirmasi. Jadi itu adalah kesalahannya bahwa subtitle tidak diedit," sahut netizen yang lain.

Kendati demikian, ada juga yang bersimpati terhadap program tersebut. "Aku mendengarkan radio setiap hari, dan kata 'pengasuhan tunggal' sering muncul. Pria terkadang mengirimkan cerita tentang single parenting. Apakah ini kata yang kontroversial?" ujar netizen tersebut.

Sementara itu, baru-baru ini "Running Man" menerima sanksi hukum dari Komisi Standar Komunikasi Korea (KCSC). Program ini mendapat peringatan karena penempatan produk (PPL atau iklan) yang berlebihan di siarannya.

(wk/eval)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait