Dalam serangkaian laporan strategi terbaru yang menguraikan inisiatif pertumbuhan perusahaan SM Entertainment, co-CEO Tak Young Joon mengumumkan tujuan ambisius agensi untuk 'menjadi agensi K-Pop #1 yang tak terbantahkan di industri ini'.
Perusahaan Lee Soo Man, CT Planning buka suara usai disebut sebagai salah satu cara pendiri SM Entertainment itu untuk menghindari pajak di luar negeri. Perusahaan mengancam akan mengambil tindakan hukum.
Park Ji Won memastikan ingin membantu artis-artis SM meneruskan jejak prestasi BTS di Amerika Utara. Selain itu, HYBE juga ingin membantu mewujudkan rencana-rencana bisnis SM di luar musik.
Dalam sidang pertama tuntutan Lee Soo Man melawan SM Entertainment yang digelar pada Rabu (22/2), kedua belah pihak diinterogasi terkait penerbitan saham dan obligasi konversi perusahaan.
HYBE Labels membeberkan mengenai laporan keuangan mereka untuk kuarter 4 tahun 2022 (Oktober-Desember) serta mengungkapkan mengenai rencana perusahaan sepanjang 2023.
Pada Rabu (22/2), HYBE sudah resmi memiliki 14,8 persen saham SM Entertainment. CEO Park Ji Won menyinggung kekhawatiran yang dimiliki penggemar, artis, karyawan, dan pemegang saham SM
HYBE Labels memberikan klarifikasi usai disebut berusaha untuk melawan SM Entertainment setelah mendapatkan posisi sebagai pemilik saham terbesar karena membeli dari Lee Soo Man.
Pada Selasa (21/2), CEO HYBE Park Ji Won membahas banyak hal termasuk tentang masuknya mereka ke dalam pusaran konflik Lee Soo Man dan SM Entertainment. Begini katanya soal kemungkinan bekerja sama dengan Kakao.
Chief Finance Officer SM Entertainment, Cheol Hyuk Jang mengklaim bahwa akuisisi dengan HYBE akan membuat tiket konser jadi semakin meroket daripada sebelumnya.
Asosiasi Managemen Entertainment Korea ikut berbicara terkait dengan masalah SM Entertainment dan Lee Soo Man yang masih belum menunjukkan titik terang sampai saat ini.
Karena manajemen SM saat ini berkonflik dengan Lee Soo Man, artis SM yang seharusnya hanya fokus membuat musik malah menjadi topik hangat karena disebutkan dalam perselisihan internal.
Secara umum, menurut video yang dirilis, para idol SM terancam diabaikan jika HYBE meraih suara mayoritas di rapat pemegang saham dan memiliki wewenang dalam mengambil keputusan.
Winter yang berani menyebutkan NewJeans semakin mengundang perhatian karena sebelumnya, Seulgi Red Velvet dengan sopan menolak menarikan 'Hype Boy' karena keadaan di agensinya.
Di tengah polemik dengan Lee Soon Man, CFO SM Entertainment Cheol Hyuk Jang memaparkan pandangan manajemen terhadap akuisisi HYBE. Janji sinergi yang ditawarkan HYBE dianggap omong kosong meski ada kelebihan.
Pembelian saham yang dilakukan oleh HYBE ini menuai penolakan keras dari pihak SM. Kini giliran CFO Cheol Hyuk Jang yang melontarkan pendapatnya lewat video resmi pada Senin (20/2).
Chief Financial Officer atau CFO SM Entertainment, Cheol Hyuk Jang ikut membagikan video terkait dengan masalah agensi dan membeberkan kesulitan karena HYBE Labels memiliki kontrol penuh.
Karina dibilang jauh lebih kurus dibandingkan terakhir kali menimbulkan khawatir karena sebelumnya aespa terseret perseteruan masalah SM Entertainment dengan Lee Soo Man.
Menurut perjanjian perdagangan saham yang ditandatangani oleh Lee Soo Man dan HYBE pada 9 Februari, Lee Soo Man setuju untuk tidak berpartisipasi dalam aktivitas manajemen dan produksi apa pun.
Setelah perseteruan antara Lee Soo Man dan SM Entertainment makin melebar, CEO Lee Sung Soo mengumumkan mundur. Rekam jejak keponakan Lee Soo Man itu dalam memajukan musik agensi kembali diungkit.
Lee Sung Soo angkat bicara melawan HYBE, mempertanyakan niat label tersebut dalam mengambil alih SM. Ia juga mengumumkan akan mengundurkan diri dari posisi CEO dan direktur terdaftar.