HYBE Labels dirasa tetap gagal total meski Lee Soo Man telah menang melawan SM Entertainment atas tuduhan bahwa melakukan penjualan saham ilegal kepada Kakao Entertainment.
Pada Selasa (7/3), Kakao mengumumkan akan menstabilkan kerja sama dengan SM Entertainment. Salah satu caranya adalah membeli saham dengan harga lebih tinggi hingga bisa mendapat total 39,9 persen.
Menjelang rapat pemegang saham SM Entertainment, perusahaan merilis website khusus dukungan untuk rencana SM 3.0 yang sebelumnya pernah disebutkan Lee Sung Soo dan Tak Young jun.
Menyusul putusan pengadilan mengenai permintaan Lee Soo Man terhadap SM Entertainment, HYBE menuntut agar kerja sama dengan Kakao segera disudahi hingga 9 Maret 2023.
Lee Soo Man mendapatkan banyak komentar sindiran usai muncul dengan menuliskan surat ditujukan kepada SM Entertainment serta para penggemar untuk membeberkan keputusannya menjual saham ke HYBE Labels.
Lee Soo Man diiketahui telah menulis sebuah surat dimana di dalamnya dirinya menyebut nama BTS dan memberikan pujian pada Jungkook dkk usai memutuskan untuk menjual sahamnya ke HYBE.
Lee Soo Man menuliskan kekagumannya pada pendiri HYBE, Bang Si Hyuk. Ia menulis bahwa kedua pendiri sama-sama mengalami perjuangan yang sama dan mereka berbagi kecintaan pada musik.
Pengadilan mengabulkan tuntutan Lee Soo Man terhadap SM Entertainment usai agensi tersebut menjual 8 persen saham kepada Kakao. Begini pernyataan dari kuasa hukum Lee Soo Man.
Terungkap bahwa HYBE membeli saham Lee Soo Man di SM Entertainment dan membayar tambahan uang sebanyak 70 miliar KRW (Rp 823 miliar) untuk sahamnya di anak perusahaan SM Entertainment.
Dalam wawancaranya, Bang Si Hyuk juga membahas tentang tudingan bahwa HYBE memperoleh saham lewat kesepakatan bermusuhan (hostile deal) karena semua orang tidak menginginkannya.
Orang Korea tak nyaman atas HYBE yang menyamakan kesepakatan bisnis dengan salah satu masa gelap negara. Lebih buruk lagi, video tersebut diunggah satu hari setelah peringatan Gerakan Kemerdekaan.
Pada Kamis (2/3), muncul akun media sosial gabungan SM Entertainment dan HYBE. Menjelang rapat pemegang saham, HYBE menyampaikan penawaran untuk memperkuat SM 3.0.
SM dikatakan mengirim surat yang ditujukan kepada para pemegang saham minoritas menjelang rapat pemegang saham. SM mengungkap ketakutan bahwa HYBE akan pilih kasih.
Sumber dalam membocorkan bahwa kebanyakan kontrak artis SM akan berakhir antara tahun 2023 ini atau tahun 2024 depan. Beberapa agensi besar dilaporkan mulai mengirimkan tawaran.
Seorang fans yang melakukan video call dengan Hendery awalnya curhat kalau dirinya sangat sibuk dengan pekerjaan akhir-akhir ini. Sang idol kemudian menyinggung situasi di agensinya.
Pada Senin (28/2), sebuah outlet media mengunggah beberapa foto truk protes di depan HYBE. Menurut outlet media, truk itu dikirim oleh penggemar idol-idol SM Entertainment sebagai protes.
Seorang sumber dalam industri hiburan yang enggan disebut namanya membahas kemungkinan artis-artis SM bakal hengkang massal. HYBE dikatakan harus mengamankan NCT dan aespa.
Sambil mengumumkan rencana ke depan, SM Entertainment bermaksud meningkatkan perlindungan terhadap artis melalui situs yang menampung laporan penggemar dengan sanksi lebih tegas.
HYBE merilis pernyataan mengenai kontrak kerja sama SM-Kakao. Mereka menyoroti bahwa isi utama dari kontrak kerja sama ini sulit untuk dianggap sebagai kerja sama horizontal seperti yang diklaim SM.
Orang dalam industri membeberkan klausul kerja sama SM Entertainment dan Kakao yang termasuk membentuk label gabungan hingga mengorbitkan grup K-Pop baru.