Berikut beberapa hal yang bisa kamu petik ketika mengalami duka kehilangan seseorang.
- Tim WowKeren
- Rabu, 28 Desember 2016 - 14:38 WIB
WowKeren - Kehilangan seseorang yang kamu cintai adalah sebuah pengalaman yang menyakitkan dan sangat emosional. Pengalaman kehilangan adalah sebuah tantangan dalam kehidupan yang terjadi pada semua orang. Hampir semua orang pernah mengalami hal ini terjadi lebih dari sekali dalam hidup.
Kehilangan seseorang yang dicintai merupakan hal yang mungkin terasa sangat berat untuk dirasakan dan di hadapi. Tiba-tiba saja sebuah perasaan yang nggak bisa digambarkan menyelimuti kamu. Sebuah perasaan duka yang mendalam dan kamu pun nggak tahu bagaimana cara untuk beranjak. Sebuah hal yang secara universal pernah di rasakan semua orang.
Perasaan nggak mampu bertahan menghadapi keadaan yang terjadi tentu sering menyelimuti pikiran sepanjang waktu. Rasa sakit dan perasaan kehilangan itu seakan-akan mendominasi bagaimana cara kamu untuk berpikir pada saat kehilangan seseorang yang kamu cintai. Berikut pelajaran hidup yang bisa kamu petik ketika menghadapi kehilangan seseorang:
Menjalani Hidup Sepenuhnya Sebagaimana Hidup dapat Berubah dalam Sekejap Mata
Jika memiliki sebuah mimpi tapi kamu terlalu takut untuk mewujudkannya, jangan menunggu waktu yang tepat karena tnggak pernah ada waktu yang tepat. Langsunglah memulainya dari saat ini. Temukanlah jalan dan bagaimana cara untuk mencapainya. Prioritas memang bisa juga berubah dan harus di sadari bahwa kamu perlu untuk menemukan secara pasti tentang apa yang terpenting dalam hidup. Apapun yang terjadi janganlah menyerah, masih ada jalan lain menuju harapan.
Hidup ini terlalu singkat untuk di sesali dan rangkullah kehidupan. Luangkanlah waktu untuk membuat kenangan dan menghargai saat-saat kamu menghabiskan waktu dengan orang yang kamu cintai, keluarga misalnya. Temukan prioritas utama kamu dan ketahui apa yang penting bagi dirimu.

Hargai dan Tunjukkan Rasa Terima Kasih pada Orang-Orang di Sekitarmu
Orang-orang yang berada di sisi kamu di saat mengalami kesusahan dan menemani di kala kesulitan menghampiri dirimu. Entah itu keluarga maupun teman terdekat kamu adalah merupakan sebuah harta yang berharga. Mereka merupakan orang-orang yang sangat penting bagi kamu melebihi nilai materi yang dapat di jangkau, melebihi ketenaran, kekuasaan, dan semua uang.
Selalu tunjukkan rasa cinta dan menghargai terhadap orang-orang yang kamu cintai dalam hidup. Ingatlah bahwa orang-orang yang kamu perlakukan dengan penghargaan dan rasa syukur akan membawa sukacita yang besar. Hal itu akan membawa warna tersendiri dalam hidupmu. Jangan takut untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang kepada orang-orang di sekitarmu. Sempatkan waktu untuk membuat panggilan telepon kepada teman yang belum pernah kamu hubungi.
Jangan biarkan rasa sakit dan putus asa mengisolasi kamu dari orang-orang di sekitarmu. Buatlah waktu untuk memelihara dan mengembangkan hubunganmu. Karena membutuhkan energi dari orang lain untuk membantu kamu menyembuhkan dirimu. Jika masih membutuhkan waktu untuk memulihkan diri dari perasaan kehilangan harapan dan kekosongan yang mendera di dalam hatimu. Kamu bisa memulai menata diri kembali saat merasa telah siap.

Rasakan Proses itu dan Jangan Terburu-Buru
Tunggulah saat dimana kamu mampu untuk menyembuhkan diri dan berpijak dengan kaki kamu lagi. Memulai sebuah langkah baru, perjalanan yang membuat kamu menjadi pribadi yang seutuhnya lagi. Rasa kehilangan itu menyakitkan. Nggak hanya karena kehilangan orang yang kamu cintai tapi kehilangan harapan dalam kehidupan juga merupakan sebuah hal yang sangat sulit untuk di hadapi.
Semua orang pada sebuah waktu pasti merasa penuh dengan kekecewaan, rasa putus asa, kesedihan atau perasaan marah karena merasa telah ditinggalkan oleh orang yang berharga bagi dirimu. Apa yang kamu rasakan adalah sebuah hal yang sangat nyata dan perlu untuk melalui sebuah proses merasakan kesedihan. Terimalah kenyataan bahwa dibutuhkan waktu untuk menyembuhkan.
Bagian penting lainnya dari proses penyembuhan adalah memaafkan. Ini adalah salah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan terutama bila kamu telah dikecewakan dan dikhianati oleh orang yang kamucintai. Memaafkan nggak terjadi dalam semalam. Ini adalah proses yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Namun ketika membebaskan diri dari pikiran dan perilaku negatif, kamu akan menjadi lebih mampu untuk menjalani kehidupan yang penuh harapan, optimisme dan kebahagiaan.

Bahagia adalah Pilihan
Kamu nggak bisa mengontrol hal yang buruk untuk nggak terjadi dalam hidupmu. Namun kamu memiliki pilihan untuk bereaksi terhadap tantangan yang muncul dalam hidup, yaitu kekuatan untuk memilih. Lebih pentingnya ialah bagaimana kamu menjalani hidup ini tergantung pada bagaimana memilih untuk menjalaninya.
Jika memilih bahagia maka cobalah untuk menambah rasa syukur dan keikhlasan. Cobalah untuk menerima dan menyayangi dirimu. Dengan menerima diri sendiri maka ketika akan menjalani hidup akan terasa lebih ringan.

Temukanlah Tujuan yang Ingin Kamu Capai
Ketika merasa kehilangan dalam hidup, cobalah untuk nggak menggapnya sebagai sebuah kehilangan. Tapi sebuah kesempatan bagi diri untuk berada di jalur yang tepat dalam kehidupan. Setiap perasaan kehilangan pasti pernah terjadi pada diri seseorang. Misalnya ditinggal orang yang kamu percaya atau ditinggalkan oleh teman terdekatmu. Kamu akan menemukan bahwa pada saat itu kamu mulai mengerti mengenai diri sendiri.
Kadang tujuan utama kamu adalah tempat berpegang yang baik bagi diri sendiri Jangan luangkan pikiran untuk memikirkan hal-hal yang membuang energi dan menarik diri dalam kesedihan. Kamu bisa memulai fokus pada apa yang dimiliki. Bukan pada hal yang kamu nggak miliki. Perjalanan menuju kebahagiaan dimulai dengan kamu memilih untuk merasa bahagia dan bersikap positif pada keadaanmu.

Jangan Biarkan Masa Lalu Menguasai
Masa lalu merupakan sebuah kesempatan untuk belajar mengahadapi kehidupan saat ini. Lepaskanlah perasaan penyesalan terhadap hidup, berdamailah dengan masa lalu, terimalah itu semua dengan hati yang terbuka dan move on. Ambillah kesempatan untuk mengenal lebih dalam pada diri sendiri, cobalah untuk mempercayai dan yakin pada diri sendiri.
Kamu bukanlah pribadi yang berada di masa lalu. Kamu adalah pribadi yang memilih untuk menyambut masa kini dan masa depan dan sambutlah dengan sebuah senyuman harapan. Percayalah bahwa semua akan baik-baik saja dan menakjubkan pada akhirnya. Jadilah pribadi yang memiliki kekuatan dan ketabahan seperti yang kamu harapkan. Pribadi yang melangkah menuju masa depan dan hidup dengan penuh kebahagiaan.

Jangan Melarikan Diri dari Kehidupan
Hidup ini kadang sangat aneh dan menakjubkan. Mungkin kamu nggak sadar bila penuh dengan pengalaman yang menyakitkan dan juga hal-hal yang indah. Kadang kamu merasa belum siap untuk menghadapi tantangan di depan dan mencoba untuk menyerah dan melarikan diri dari kenyataan. Mungkin kamu masih membutuhkan waktu untuk kembali berpijak dan bersinar kembali.
Jika saat ini kamu sedang melarikan diri dari tantangan kehidupan yang hadir di depanmu, tentu kamu tahu dengan pasti bahwa hal itu bukanlah cara terbaik untuk menghadapi kehidupan. Kamu harus mengetahui secara pasti kapan menentukan waktu untuk kembali lagi. Kamu harus kembali menjadi pribadi yang positif dan penuh semangat. Karena saat melarikan diri, tempat yang kamu tuju ialah tempat yang penuh dengan kekosongan.
Memang membutuhkan waktu untuk bangkit kembali dan hanya kamu yang dapat memutuskannya. Kamu harus mencoba menemukan harapan kembali meskipun mungkin terasa sulit. Rasa sakit, ketidaknyamanan dan tantangan dalam kehidupan akan selalu mengikuti dimana pun kamu berada dalam tahap kehidupan. Nggak apa-apa terjatuh dan nggak mampu bangkit dalam suatu waktu namun pada akhirnya kamu harus bangkit kembali.

Beradaptasilah dan fleksibel dalam menghadapi kehidupan kamu. Kesulitan nggak terduga yang menghadang tentunya nggak dapat di hindari. Saat mampu melewatinya, kamu akan menjadi pribadi yang lebih kuat. Kesabaran menghadapi kesulitan dalam hidup adalah poin yang utama mengatasi permasalahan. Percayalah masih ada secerah harapan di depan kamu. Semangat!
(wk/)