Simak pengakuan memilukan para wanita yang menjadi korban pelecehan seksual Donald Trump di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Kamis, 19 Januari 2017 - 14:21 WIB
WowKeren - Donald Trump tak hentinya digoyang gosip pelecehan seksual. Setelah Miss Washington 2013, Cassandra Searles, sempat mengaku menjadi "korban" pelecehan Trump, kini tiba-tiba muncul beberapa nama wanita yang juga mengaku pernah memiliki pengalaman kurang menyenangkan dengan Presiden baru Amerika Serikat itu.
Nama-nama wanita cantik ini muncul di menit-menit menjelang pelantikan Trump sebagai Presiden AS ke-45, 20 Januari. Salah seorang wanita tersebut adalah Summer Zervos. Wanita berusia 41 tahun ini adalah mantan peserta reality show "The Apprentice" milik Trump dulu. Zervous bahkan sudah memasukkan gugatan hukum ke pengadilan Los Angeles.
Kedua ada Temple Taggart. Mantan ratu kecantikan itu bertemu Trump setelah meraih gelar Miss Utah pada 1997, tahun pertama sang miliarder menjadi pemilik gelaran Miss World. Temple saat itu berusia 21 tahun dan mengatakan Trump menciumnya di bibir dengan sikap yang tidak pantas. "Dia sudah menikahi Marla Maples saat itu. Saya kira ada beberapa gadis yang juga diciumnya dengan cara seperti itu. Saya hanya berpikir itu tak pantas," kata Temple.
Wanita ketiga adalah Jill Harth, mantan rekan bisnis Trump. Harth mulai mengalami pelecehan seksual pada 1992. "Dia benar-benar tanpa belas kasihan. Saya tak tahu bagaimana mengatasinya. Saya hanya menjauhinya dengan berbagai alasan, misalnya ingin ke toilet," kenang Jill. Jill kemudian mengajukan gugatan hukum yang tentu saja dibantah Trump yang menyebut tuduhan itu sama sekali tak berdasar.
Wanita lainnya adalah Tasha Dixon. Tasha adalah Miss Arizona 2001 dan dia mengklaim saat itu Trump masuk ke kamar ganti perempuan tanpa izin. "Dia masuk begitu saja, sehingga tak ada waktu bagi kami untuk mengenakan jubah mandi atau pakaian lainnya," ujar Tasha. "Beberapa dari kami dalam kondisi topless, beberapa lainnya benar-benar bugil."
Sederet nama wanita lainnya yang pernah menjadi korban pelecehan seksual Trump adalah Karena Virginia (warga sipil yang didekati Trump tahun 1998), Jessica Drake (bertemu Trump pada 2006 di sebuah turnamen golf di Danau Tahoe, California dan mengklaim diundang Trump ke kamar mewahnya usai turnamen. Untuk membuktikan klaimnya, Jessica memperlihatkan fotonya bersama Trump yang diambil usai turnamen golf), Natasha Stoynoff (jurnalis majalah People yang dilecehkan Trump di Mar-a-Lago, Florida pada Desember 2005 saat wawancara), Kristin Anderson (ditemui Trump di sebuah klub malam pada awal 1990-an), Jessica Leeds (bertemu dengan Trump di sebuah pesawat terbang pada awal 1980-an), serta Rachel Crooks (resepsionis di Trump Tower yang dilecehkan tahun 2005).
(wk/)