Begini reaksi sejumlah negara menanggapi larangan imigran Muslim masuk AS yang dikeluarkan Trump.
- Tim WowKeren
- Senin, 30 Januari 2017 - 09:48 WIB
WowKeren - Donald Trump baru sepekan dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45. Namun, ia kini sudah menuai kontroversi atas kebijakan yang dikeluarkannya.
Baru-baru ini, pemerintahan Trump mengeluarkan peraturan untuk membatasi dan melarang imigran dan pengungsi dari negara Muslim Timur Tengah dan Afrika masuk ke AS. Hal itu mengakibatkan ratusan imigran tertahan di bandara.
Tak pelak, keputusan itu langsung menuai kecaman dari rakyat AS. Banyak dari mereka yang menggelar demo memprotes kebijakan tersebut lantaran dinilai diskriminatif. Bahkan sejumlah publik figur dan juga selebriti juga secara terang-terangan mengecam kebijakan itu.
Tidak hanya itu, reaksi keras juga ditunjukkan oleh sejumlah negara di dunia, seperti Jerman. Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan jika perang global terhadap terorisme tidak bisa menjadi alasan untuk menolak pengungsi muslim. Merkel bahkan kabarnya telah menyatakan keprihatinannya atas kebijakan itu melalui telepon.
Reaksi keras juga ditunjukkan oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May. Meski sempat menolak memberikan komentar, baru-baru ini mereka juga mengecam kebijakan itu lewat pernyataan dari Menteri Luar Negeri Boris Johnson dan Menteri Dalam Negeri Amber Rudd. Mereka menilai jika larangan ini justru memecah belah dan menstigmatisasi hanya karena kebangsaan.
Sejumlah negara lain juga tak luput mengecam kebijakan Trump. Antara lain seperti Prancis, Liga Arab (Arab Saudi, Mesir dan Yordania), Irak, Iran dan Sudan. Sikap lain juga ditunjukkan oleh Kanada, Perdana Menteri Justin Trudeau menyatakan jika mereka siap menerima pengungsi dan imigran yang ditolak oleh AS.
Sementara itu, Donald Trump baru-baru ini mengklarifikasi jika kebijakan ini bukan untuk mengisolasi muslim. Menurutnya ia terpaksa mengambil keputusan tersebut lantaran negara-negara tersebut memiliki potensi teror yang besar.
(wk/)