Perusahaan teknologi terkemuka mengaku sangat dirugikan oleh kebijakan larangan imigran Trump.
- Tim WowKeren
- Selasa, 07 Februari 2017 - 14:19 WIB
WowKeren - Kebijakan pembatasan imigran muslim yang dikeluarkan Donald Trump masih terus menuai polemik. Bahkan baru-baru ini, sejumlah perusahaan teknologi terkemuka di Amerika Serikat juga menolak peraturan ini.
Berdasarkan pemberitaan terbaru diketahui jika Apple, Google, Microsoft dan 100 perusahaan lain telah menggugat kebijakan itu ke pengadilan San Fransisco. Menurut mereka peraturan baru itu dapat merugikan bisnis.
Perusahaan ini beralasan jika keputusan Trump membuat nasib mereka terpuruk. Pasalnya selama ini, perusahaan teknologi terkemuka itu menyaring dan sangat bergantung pada bakat dari luar negeri.
Hingga kini setidaknya sudah ada 127 yang menanda tangani gugatan tersebut. Mereka berharap gugatan itu bisa dikabulkan.
Sementara itu sebelumnya Hakim Federal juga telah menangguhkan kebijakan Trump itu. Keputusan itu mendapat dukungan dari banyak pihak dan masyarakat AS.
(wk/)