Kebijakan deportasi imigran gelap Donald Trump akan membawa dampak buruk pada beberapa aspek di AS.
- Tim WowKeren
- Rabu, 22 Februari 2017 - 12:58 WIB
WowKeren - Sejak menjabat sebagai Presiden AS, Donald Trump menaruh perhatian yang lebih pada permasalahan imigran gelap. Pemerintahan Trump diketahui mengeluarkan perintah yang berpotensi untuk membersihkan warga asing tanpa dokumen secara besar-besaran.
Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) telah mengeluarkan kebijakan untuk menindak imigran gelap. Dalam dokumen yang ditandatangani oleh Menteri DHS John Kelly itu dimuat berbagai rancangan untuk memudahkan pendeteksian, penangkapan, penahanan dan pengusiran imigran gelap.
"Imigrasi ilegal di perbatasan selatan telah berkembang di luar kapasitas badan federal dan sumber daya yang ada. Hal tersebut bisa saja menciptakan ancaman bagi keamanan nasional di Amerika Serikat," ujar Kelly.
Jika peraturan itu terealisasi, AS kemungkinan akan mendeportasi sebanyak 11 juta imigran. Mereka kebanyakan adalah pendatang dari Meksiko dan Amerika Tengah.
Perintah tersebut sontak menuai kecaman dari berbagai kalangan. Sejumlah kelompok pemerhati Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan jika deportasi massal ini akan merusak jutaan keluarga. Pasalnya banyak imigran di AS yang telah tinggal bertahun-tahun dan membangun keluarganya di Negeri Paman Sam itu. Tidak hanya itu, deportasi masal itu dinilai juga akan merugikan ekonomi.
(wk/)