Begini respon pihak Partai Republik atas beredarnya memo Donald Trump untuk mantan Direktur FBI James Comey.
- Tim WowKeren
- Kamis, 18 Mei 2017 - 11:01 WIB
WowKeren - Donald Trump kerap menuai kontroversi sejak dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) menggantikan Barack Obama. Bahkan baru-baru ini, Presiden yang diusung Partai Republik ini juga dituding membocorkan informasi rahasia kepada pihak Rusia.
Tidak hanya itu politisi sekaligus pengusaha itu juga menuai berbagai kecaman atas keputusannya memecat Direktur FBI, James Comey. Apalagi baru-baru ini beredar memo Comey yang menyebutkan jika Trump sempat meminta penyelidikan atas mantan Penasihat Keamanan Michael Flynn dan Rusia dihentikan.
Isu tersebut tak pelak langsung menjadi perdebatan di sejumlah kalangan. Wacana untuk melengserkan Donald Trump juga mulai banyak dibicarakan dimana-mana.
Bahkan Partai Republik sendiri kabarnya sudah melihat adanya kemungkinan Donald Trump dilengserkan. Anggota Kongres dari Partai Republik, Justin Amash mengatakan jika laporan tentang tekanan Trump pada Comey itu benar maka ada alasan untuk pemakzulan Trump.
Hingga kini masih belum ada penjelasan terkait memo tersebut dari pihak Gedung Putih. Pihak FBI sendiri kabarnya juga terus melanjutkan penyelidikan terkait Rusia meski James Comey telah diberhentikan.
Sementara itu, rencana pemakzulan Trump sendiri telah beberapa kali mencuat sejak Donald Trump menjabat. Mengingat Trump beberapa kali membuat kebijakan yang menuai kontroversi.
(wk/)