Badai Cempaka Melemah, BMKG Prediksi Munculnya Dahlia di Wilayah Ini
Nasional

Badai Dahlia disebut lebih kuat dan awet dibandingkan Cempaka. Sejumlah wilayah berikut diimbau untuk waspada...

WowKeren - Badai Cempaka yang mengakibatkan banjir hingga tanah longsor di sejumlah daerah Pulau Jawa sisi tengah dan selatan telah luruh. Namun, bibit baru badai bernama Dahlia dikabarkan tengah tumbuh sejak Rabu (29/11).

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan bibit badai Dahlia kini sedang mengalami peningkatan kekuatan. Bibit tersebut berada di sekitaran wilayah Bengkulu dan diprediksi akan menjadi badai besar atau disebut siklon tropis.


"Bibit siklon tropis di barat daya Bengkulu mengalami peningkatan kekuatan menjadi siklon tropis pada pukul 19.00 WIB dengan nama siklon tropis Dahlia." kata Dwikorita dilansir Detik, Kamis (30/11). "Hujan sedang hingga lebat akan terjadi di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan."

Selain itu, dilansir Kompas.com pada Kamis (30/11), Deputi Bidang Klimatologi BMKG Mulyono Rahadi Prabowo turut menyatakan bahwa siklon tropis Dahlia lebih kuat dan awet dibandingkan Cempaka. Diperkirakan siklon tropis Dahlia dapat bertahan selama 5-7 hari kedepan.

Sementara itu, letak bibit siklon tropis Dahlia kini berada di posisi 8,2 Lintang Selatan dan 100,8 Bujur Timur atau sekitar 470 km selatan Bengkulu. Siklon tropis Dahlia diprediksi akan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah daratan Indonesia.

Meskipun berada di posisi jauh dari daratan, Dwikorita menjelaskan dampak dari siklon tropis Dahlia akan memengaruhi kondisi cuaca dan alam di beberapa wilayah Indonesia. Potensi yang ditimbulkan dari siklon tropis Dahlia berupa peningkatan hujan lebat, gelombang pasang, hingga angin kencang.

Warga turut diminta waspada terhadap potensi yang ditimbulkan siklon tropis Dahlia itu, khususnya yang berada di sekitar wilayah tumbuhnya badai. Wilayah tersebut diantaranya pesisir barat Pulau Sumatera, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

"Waspada potensi genangan, banjir, ataupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat," jelas Dwikorita. "Terutama di daerah rawan banjir, longsor, daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan."

You can share this post!

Related Posts