California Dilanda Kebakaran Dahsyat, Angin Kencang Hambat Pemadaman Api
Dunia

Kebakaran yang muncul sejak empat hari lalu hingga kini belum dapat dipadamkan. Berikut kondisinya saat ini...

WowKeren - California Selatan, Amerika Serikat dilanda kebakaran dahsyat pada Senin (5/12) malam waktu setempat. Kebakaran yang bermula di kawasan hutan itu menjalar dengan cepat hingga warga setempat harus dievakuasi untuk menghindari bahaya.

Dilansir New York Times pada Jumat (8/12), titik kebakaran menyebar di berbagai wilayah seperti Ventura (Thomas Fire), Santa Clarita (Rye Fire), Sylmar (Creek Fire), San Diego (Lilac Fire), hingga Bel-Air (Skirball Fire) yang berdekatan dengan jantung kota Los Angeles. Dari semua titik kebakaran, Thomas Fire yang membakar wilayah Ventura adalah yang terbesar.


Akibat kebakaran dahsyat itu, dilaporkan ratusan hektar wilayah terbakar dan memaksa lebih dari 200.000 warga dari berbagai wilayah terdampak kebakaran untuk mengungsi. Kebakaran yang merambah hingga keluar hutan itu turut merusak ratusan bangunan. Satu orang dikabarkan tewas akibat kejadian tersebut.

Sekitar 5.000 personel pemadam kebakaran dan militer telah dikerahkan oleh pemerintah setempat untuk memadamkan kebakaran. Namun, hingga Kamis (7/12), si jago merah masih membara.

Hembusan angin kencang yang mencapai kecepatan 128,7 km per jam menyebabkan api susah dipadamkan. Tidak hanya itu, kondisi kekerengan ekstrem wilayah California juga memperparah kebakaran hutan.

Menurut pihak pemadam kebakaran di wilayah Ventura, sebelum angin berhenti maka akan sangat sulit untuk memadamkan api. Kemungkinan besar, api akan terus berkobar hingga seminggu kedepan.

"Sampai angin berhenti berhembus sebenarnya tidak banyak yang dapat kita lakukan sejauh mengendalikan perimeter," ujar Kepala Pemadam Kebakaran Wilayah Ventura Mark Lorenzen dikuti NPR, Jumat (8/12). "Ini adalah perkelahian yang akan kita perjuangkan selama beberapa minggu."

Situasi kebakaran dahsyat itu kemudian menjadi viral lantaran tak sedikit warga California yang mengabadikan kejadian melalui video dan diunggah ke internet. Melihat kebakaran dahsyat itu, netter menyebutnya seperti neraka. Bahkan, ada pula netter yang menuding kebakaran muncul sebagai akibat sikap Presiden AS Donald Trump yang mendukung pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Sentilan kecil dari Allah utk Israel dan Amerika. Semoga Allah melindungi Palestine," komentar akun @wirabagasleks***. "Gr gr trump tuh bilng yerusalem ibu kota israel," tambah akun @wati2***.

"Suruh noh pak presidennya padamin tu api!! Ngesahin negara israel aja bisa, masa padamin ami gitu aja gak bisaa.. paakk trump oiii paakk!! Ingat yaa pak, Allah punya caraNYA sendiri!! Hati2 pak.." tulis akun @loure_s***. "Ini mungkin peringatan utk pemimpinya," balas akun @ayu***

You can share this post!

Related Posts