Mirip Film 'Train to Busan' Gong Yoo, Virus 'Zombie' Rusa Bisa Menular ke Manusia?
SerbaSerbi

Peneliti mengatakan hanya masalah waktu aja penyakit ini bisa menular ke manusia.

WowKeren - Sudah nonton film "Train to Busan"? Itu lho film yang bercerita tentang serangan zombie atau mayat hidup yang menyerang Korea. Kalau kamu udah nonton, kamu pasti tahu kan kalau virus mayat hidup di film yang dibintangi Gong Yoo itu awalnya disebarin gara-gara rusa yang mati dan jadi zombie?

Nah, cerita zombie itu bisa-bisa jadi kenyataan lho? Wiiih serem! Mau tahu kenapa? Baca deh cerita berikut ini:

Kasus penyakit mematikan yang menyebabkan rusa bertindak seperti zombie terus meningkat di seluruh Amerika Serikat dan sebagian wilayah Kanada. Para ahli bahkan memperingatkan bahwa virus ini bisa saja menular pada manusia.

Penyakit yang dinamai Chronic Wasting Disease atau bisa disingkat menjadi CWD ini juga dikenal dengan nama "Penyakit Rusa Zombie". Pada bulan ini saja, laporan mengenai penyakit zombie pada rusa sudah ditemukan di 22 negara bagian dan dua provinsi di Kanada


Penyakit CWD ini akan menyerang otak, sumsum tulang belakang dan jaringan lainnya pada rusa. Kalau sudah terserang CWD, rusa akan mengalami penurunan berat badan drastis, kehilangan keseimbangan dan bahkan menyerang sebelum mereka akhirnya mati. Beneran kayak zombie kan?

Meskipun belum diketahui apakah benar bisa menular pada manusia, sebuah studi baru-baru ini menemukan kalau seekor kera macaque dapat tertular penyakit ini setelah mengonsumsi daging yang terinfeksi CWD. Hal itu memicu kekhawatiran bahwa mungkin saja manusia juga bisa tertular penyakit yang sama.

Mungkin saja akan ada "penghalang spesies" yang mencegah penyebaran dari rusa ke manusia. Namun, temuan baru-baru ini menunjukkan bahwa risikonya mungkin lebih tinggi daripada perkiraan sebelumnya. Mengingat baru-baru ini penyakit ini ditemukan kembali dan terus berkembang, para ilmuwan menduga bahwa hanya masalah waktu sebelum penyakit ini benar-benar menular ke manusia.

Oleh karena itu, para peneliti ini juga mengingatkan para pemburu di daerah rawan CWD untuk memastikan dulu daging yang akan mereka makan. Selain itu, tindakan pencegahan dan penyebaran CWD harus segera dilakukan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait