Aktif dalam Berbagai Kegiatan Kerajaan, Sang Ayah Justru Sebut Meghan Markle Merasa Tertekan
Getty Images
Selebriti

Thomas menyebut bahwa senyuman Meghan terlihat begitu palsu akibat tekanan dari aturan-aturan Kerajaan.

WowKeren - Menjadi anggota keluarga Kerajaan tentunya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Apalagi mengingat bahwa segala sikap dan perilaku anggota Kerajaan selalu menjadi sorotan publik dan mencerminkan panutan pada masyarakat.

Hal inilah yang diungkapkan oleh ayah Meghan Markle, yaitu Thomas Markle. Menurutnya, sang putri yang kini sering terlihat di hadapan publik guna menjalani tugasnya sebagai bagian dari keluarga Kerajaan Inggris terlihat begitu tertekan.


Meghan memang selalu disibukkan dengan berbagai kegiatan Kerajaan setelah resmi menyandang gelar Duchess of Sussex pada 19 Mei lalu. Setia mendampingi Pangeran Harry, wanita berusia 36 tahun tersebut tak pernah absen terlihat memukau dengan berbagai gayanya yang selalu stunning. Tak hanya itu, Meghan juga selalu terlihat menebar senyum hangat miliknya.

Namun sayangnya, Thomas menilai senyuman itu memiliki arti berbeda. "Suatu hal tentang putriku saat ini adalah, kupikir dia ketakutan. Aku telah melihat senyumnya selama bertahun-tahun. Aku tahu senyumnya. Aku tidak suka yang kulihat sekarang. Ini merupakan senyuman yang menyakitkan," kata Thomas dilansir Just Jared pada Senin (16/7).

Thomas juga menduga bahwa putrinya mengalami hari-hari yang buruk selama di Kerajaan. Hal ini dikarenakan banyaknya tekanan dari aturan-aturan Kerajaan Kensington. "Ada harga tinggi yang harus dibayar untuk menikah dengan keluarga itu," lanjut Thomas.

Bagi Thomas, aturan yang diterapkan oleh Kerajaan Kensington dianggap terlalu kuno, termasuk mengenai cara berbusana. Ia mengaku heran saat anggota keluarga Kerajaan Inggris masih harus berpakaian seperti tahun 1930-an. "Mengapa mereka harus menutupi lutut mereka?" imbuh Thomas.

Di sisi lain, ini bukanlah pertama kalinya Thomas "mengusik" kehidupan Meghan semenjak sang putri dipersunting oleh Harry. Seperti yang diketahui, menjelang pernikahan Meghan dengan Harry, Thomas sempat menimbulkan kontroversi dengan berkerja sama dengan paparazi. Bahkan ia membatalkan kehadirannya mendampingi Meghan menuju altar.

Foto rekayasa dirinya yang diambil seorang fotografer untuk menaikkan citranya membuat Thomas stres hingga dilarikan ke rumah sakit. Akibatnya, ia batal mendampingi sang putri di hari pernikahan, hingga digantikan oleh ayah Harry, Pangeran Charles. Sejak kejadian tersebut, hubungan Thomas dan Meghan dikabarkan semakin merenggang.

Thomas juga mengaku sulit menghubungi putrinya. Menurutnya, nomor telepon untuk menghubungi sang putri tidak lagi aktif, bahkan kontak dengan pihak Kerajaan pun terputus. "Aku tidak punya cara untuk menghubungi putriku," keluhnya.

Setelahnya, Thomas juga menyampaikan permintaan maaf dan kerinduannya pada Meghan. Mantan sutradara ini mengaku masih ingin ada di kehidupan putrinya, apalagi saat ia menjadi kakek kelak.

"Aku ingin menjadi kakek dari cucu-cucuku nanti dan aku ingin ada di dekat mereka. Aku ingin menjadi bagian dari hidup mereka," ungkap Thomas.

You can share this post!

Related Posts
Loading...