Menteri Luhut Binsar Sindir Prabowo:Yang Bilang Menteri Utang, Neneknya Menteri Utang
Nasional

Sebelumnya, Prabowo membuat kontroversi dengan pernyataannya soal Menteri Keuangan yang lebih pantas disebut 'Menteri Pencetak Utang'.

WowKeren - Pernyataan Calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto, menuai kontroversi. Diketahui, Prabowo sempat menyebut Menteri Keuangan sebagai Menteri Pencetak Utang. Pernyataan Prabowo tersebut turut mendapatkan tanggapan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut memberikan pernyataan dalam acara DBS Asian Insights Confference yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, pada Kamis (31/1). Ia sempat menyinggung mengenai sepak terjang Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.


Luhut menjelaskan bahwa Sri Mulyani sudah bekerja cukup baik untuk menstabilkan keuangan Indonesia. Ia lantas menyebut soal "Menteri Pencetak Utang" yang akhir-akhir ini viral atas pernyataan Prabowo.

Meski tak menyebut siapa yang ia sindir, namun pernyataan Luhut ini seolah mengacu pada pernyataan Prabowo beberapa waktu lalu. "Jadi orang yang bilang menteri utang. Neneknya menteri utang," ujar Luhut.

Prabowo diketahui memberikan pidatonya di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah. Ia menyinggung perkara kenaikan nominal hutang Indonesia.

"Kalau menurut saya, jangan disebut lagi lah ada Menteri Keuangan," kata Prabowo di Jakarta Timur, Sabtu (26/1). "Mungkin menteri pencetak utang."

Atas pernyataan Prabowo tersebut, perwakilan Kementerian Keuangan mengaku sakit hati. "Apa yang disampaikan oleh Calon Presiden Prabowo sangat mencederai perasaan kami yang bekerja di Kementerian Keuangan," terang Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti dalam unggahan di media sosialnya.

Kendati demikian, kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno membantah telah menyindir Menteri Keuangan RI. "Saya kira Pak Prabowo tidak menghina Kemenkeu ya," ungkap juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga bidang ekonomi, M Kholid seperti dilansir Detik pada Senin (28/1) kemarin.

You can share this post!

Related Posts
Loading...