Sebelumnya, seorang nelayan asal Jawa Timur memberikan kritik atas kebijakan Menteri Susi langsung di depan Presiden Jokowi.
- Silmi Amalia Fidareni
- Jumat, 08 Februari 2019 - 10:05 WIB
WowKeren - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastusi terlihat asyik membacakan beberapa bait puisi yang ia buat. Momen tersebut dibagikan dalam sebuah video yang diunggah di Twitter pribadi milik Susi.
Dibagikan sejak Kamis (7/2) kemarin, cuitan mengenai puisi tersebut sudah di-retweet sebanyak 2.147 kali dan disukai sebanyak 6.541 kali. Dalam cuitannya, Susi membubuhkan tulisan mengiringi videonya berpuisi. "Kegembiraan hari ini," tulis Susi.
Sementara itu, puisi tersebut berisi beberapa bait pendek yang rupanya ditujukan Susi kepada seorang kawan spesial. Ia tampak menyoroti kebohongan yang diucapkan oleh kawan spesialnya itu.
"Untuk seorang kawan spesial dan beberapa kawannya yang juga spesial. Judulnya, Kau Bohong," ucap Susi dalam video. "Kau bilang, mama, kawan, papa dan semua orang dekatku bicara begini dan begitu. Kutanya dan kucek, ternyata kau bohong."
Kegembiraan hari ini 🤣😂 pic.twitter.com/xm6jn8vhmJ
— Susi Pudjiastuti (@susipudjiastuti) 7 Februari 2019
Menariknya, pembacaan puisi Susi tersebut berlangsung di pinggir laut. Ia juga disaksikan oleh beberapa orang seperti nelayan, wartawan, dan beberapa petugas keamanan.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Susi mendapatkan kritikan dari seorang nelayan yang langsung disampaikan di depan Presiden Indonesia, Joko Widodo. Nelayan tersebut mengkritik kebijakan Susi yang melarang penggunaan cantrang untuk menangkap ikan.
"Jadi ikan itu musiman Bapak, bukan punah karena cantrang, salah besar. Cantrang itu bukan alat punah, alat mensejahterakan dan ramah lingkungan, IPB tanya Bapak, ramah lingkungan dan semuanya sudah dikaji," ujar nelayan bernama Agus di Istana Negara, pada 22 Januari lalu. "Alat (pengganti cantrang) itu ternyata tidak cocok. Karena masing-masing daerah itu beda, karakteristik ikannya beda."
(wk/silm)