Dewi Persik Berlinang Air Mata Ingat Ayah, Ungkap Alasan Peluk Ibunda Meldi di Depan Jenazah
WowKeren/Fernando
Selebriti
Meldi Dibully Soal Ayah Dewi Persik Wafat

Saat jenazah ayahnya disemayamkan, Dewi Persik sempat memeluk sang kakak sulung sekaligus ibunda Rosa Meldianti. Depe pun menjelaskan alasannya memeluk ibunda Meldi meski sempat berseteru.

WowKeren - Seminggu sepeninggal sang ayah, Dewi Persik kembali ke Jakarta untuk beraktivitas. Tak hanya itu, pedangdut yang akrab disapa Depe tersebut juga berencana untuk segera mencabut laporannya terhadap sang keponakan, Rosa Meldianti.

Hal tersebut dilakukan Depe untuk mengabulkan permintaan terakhir mendiang ayahnya, Mochammad Aidil. Kali ini, Depe menceritakan kenangannya yang sempat merawat sang ayah di Jakarta, sebulan sebelum meninggal dunia. Istri Angga Wijaya tersebut juga rela bolak-balik dari tempat kerja dan rumah sakit demi merawat sang ayah.


"Kalau saya sampai nangis, papi saya akan sedih. Kalau saya terpuruk papi saya akan sedih. Karena yang mencintai saya yang tulus, yang ikhlas itu cuma papi saya," ujar Depe kepada WowKeren sambil berlinang air mata di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/6). "Saya berterima kasih punya suami yang baik, yang setia, yang mendampingi sampai papi saya enggak ada. Karena saya selama sebulan itu saya benar-benar sendiri merawat papi saya."

Lebih lanjut, Depe juga menyebutkan bahwa sang ayah meminta untuk dirawat olehnya sebelum meninggal. "Alhamdulillah sebelum meninggal papi saya bilang, 'Mau sama Dewi'. Sampai akhirnya saya bilang, 'Tolong kasih kesempatan saya untuk merawat papi'. Kakak-kakak saya dengan berat hati melepaskan papi saya untuk saya rawat di Jakarta," sambung Depe.

Selain itu, Depe juga menceritakan bahwa tubuh ayahnya sudah tak lagi menerima obat-obatan sehingga dokter sudah "angkat tangan". Kendati sudah meminta dokter untuk tetap menangani Aidil, Depe akhirnya merelakan alat-alat dilepas dari tubuh sang ayah. Penyanyi berusia 33 tahun ini pun hanya bisa membisikkan kalimat tauhid dan menemani hingga ayahnya wafat.

"Tapi apapun yang saya lakukan saya ikhlas. Dokter bilang, 'Alatnya harus dicabut'. Saya bilang, 'Jangan dokter, berapapun itu saya bayar untuk kesembuhan papi saya'. 'Tapi badan itu sudah tidak bisa menerima obat-obatan'. Jadi badan papi saya itu udah mencair, kulitnya itu melepuh, karena sudah tidak bisa menerima obat," jelas Depe. "Jadi apa boleh buat, papi saya dilepas alat-alatnya saya nemenin papi saya sampai dipindah ruangannya bukan di ICU lagi, dari perutnya bernafas, dadanya bernafas, tinggal di sini (leher) saya nemenin, sampai menghembuskan nafas terakhir bersama saya."

Sementara itu, Depe menjelaskan tentang momen dirinya memeluk sang kakak sulung yang juga ibunda Rosa Meldianti, Permata Andri. Depe mengaku sengaja memeluk kakaknya di depan jenazah Aidil agar menyenangkan sang ayah. Mantan istri Saiful Jamil ini juga membantah tudingan dirinya melarang keluarga Meldi untuk menemui ayahnya.

"Saya tidak berbicara yang gimana-gimana, saya ketika itu ada jenazah saya memang memeluk kakak saya supaya papi saya itu melihat, supaya papi saya itu tenang," ungkap Depe ."Enggak ada maksud yang lain. Kakak saya kan jauh, maksud saya itu, 'Mendekatlah itu kan papi kita, bukan papi saya, tapi papi kita semua'. Saya dari dulu tidak melarang itu bohong, ada gosip saya melarang itu bohong."

Belum usai, Depe juga mengaku sampai memohon kepada kakaknya termasuk Permata agar mau datang ke rumah sakit sebelum Aidil meninggal. "Justru sekarang ada kabar saya katanya memohon-mohon, saya memang memohon untuk kesenangan papi saya. Ketika itu dua hari mau koma, papi saya manggilin kakak-kakak saya semua. Otomatis saya telepon kakak-kakak saya untuk segera datang, terutama kepada ibunya Meldi. Saya mohon untuk datang karena memang papi saya menghendaki untuk kumpul satu keluarga," tutup Depe.

You can share this post!

Related Posts
Loading...