Pendapatan Konser BLACKPINK Belum Bisa Tutup Kerugian YG Meski Sudah Hasilkan Ratusan Miliar?
Musik

BLACKPINK hasilnya ratusan miliar dari tur konsernya, namun jumlah yang luar biasa tersebut masih dikatakan hampir tidak cukup untuk menutupi pendapatan YG Entertainment yang menurun.

WowKeren - BLACKPINK (Black Pink) saat ini tengah berada dalam rangkaian tur konser dunia mereka yang bertajuk "In Your Area". Tur konser ini dimulai pada 10 November lalu di Seoul yang kemudian terus berlanjut hingga Februari 2020 mendatang di Fukuoka, Jepang.

Hingga saat ini BLACKPINIK diketahui telah menggelar total 36 konser di berbagai benua seperti Asia, Amerika hingga Eropa. Tak tanggung-tanggung, dilaporkan bahwa grup yang digawangi oleh Jisoo cs telah menghasilkan keuntungan sebanyak hampir dari 65 juta Dollar Amerika (setara dengan Rp 914 miliar).


Pendapatan Konser BLACKPINK Belum Bisa Tutup Kerugian YG Ent Meski Sudah Hasilkan Ratusan Miliar?

Koreaboo

Namun baru-baru ini dalam outlet media Naver dilaporkan bahwa jumlah yang luar biasa tersebut masih dikatakan hampir tidak cukup untuk menutupi pendapatan YG Entertainment yang menurun. Seperti yang diketahui bahwa belakangan ini YG Entertainment sedang dalam situasi yang tak menguntungkan.

Selain diduga memiliki keterkaitan dengan skandal kelab malam Burning Sun serta dibelit skandal narkoba, Yang Hyun Suk juga dilaporkan menyediakan layanan prostitusi untuk para investor dari luar negeri. Hal ini membuat YG Entertainment mengalami defisit.

Defisit tersebut berkaitan dengan nilai saham mereka yang lebih rendah, investigasi pajak, dan putusan pengadilan baru-baru ini. Ini memberi beban besar pada BLACKPINK yang merupakan pencari nafkah utama perusahaan mereka saat ini.

Belum lagi baru-baru ini, YG Entertainment dikabarkan harus mengembalikan investasi sebanyak 67 miliar won (sekitar Rp 800 miliar) kepada Louis Vuitton Moe Hennesy (LVMH). Menurut seorang pakar industri investasi keuangan, klaim untuk pembayaran 61,25 miliar won (sekitar Rp 726,6 juta) yang diinvestasikan oleh perusahaan rumah mode mewah Prancis Louis Vuitton Moet Hennessy (LVMH) dijadwalkan 16 Oktober. Artinya mereka akan mencapai jatuh tempo.

Di sisi lain, terdapat iKON yang kini tengah dalam rangkaian tur Jepang mereka. Pada 6 September lalu diumumkan bahwa iKON akan mengadakan pesta akhir tahun di Jepang yang terdiri dari 9 konser. Ini berarti iKON akan menghabiskan malam Natal, hari Natal serta Tahun Baru dengan menggelar konser.

Kembali pada 9 Agustus lalu, YG Entertainment juga mengumumkan bahwa akan ada 8 fanmeeting baru yang kemudian dilanjutkan dengan 4 fanmeeting pada 30 Agustus. Hal ini membuat fanmeeting iKON di Jepang menjadi total 26 kali untuk 2019. Sementara konser mereka di Jepang akan berjumlah total 23 kali yang diharapkan dapat membantu menutupi kerugian YG Entertainment. Bagaimana menurut kalian?

You can share this post!

Related Posts
Loading...