Ridwan Kamil Miris Soal Sunda Empire: Banyak Orang Stres di Republik Ini
Nasional

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengedepankan akal sehat dan logika saat menerima informasi sehingga tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal semacam itu.

WowKeren - Belum lama publik dihebohkan dengan Keraton Agung Sejagat, kini kemunculan Sunda Empire kembali membuat geger. 'Empire' ini mengklaim sebagai kekaisaran matahari yang beranggotakan 54 negara.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun ikut angkat bicara mengenai fenomena tersebut. Ia mengatakan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah menelusuri keberadaan kelompok kekaisaran matahari tersebut.


Ia tidak menampik jika kemunculan kelompok-kelompok semacam ini cukup meresahkan warganya. Untuk itu, polisi akan mendalami ada tidaknya aspek tindak pidana dalam praktik mereka.

"Ya ini lagi diteliti oleh Polda," kara pria yang akrab disapa Emil tersebut di Bandung, Jumat (17/1). "Sebelum ini akan menimbulkan keresahan tadi malam pak Kapolda sudah melaporkan sedang melakukan penelitian kalau ada aspek pidana kita akan tindak."

Secara personal, ia mengaku merasa ironis dengan keberadaan kelompok yang mengklaim telah menciptakan sebuah tatanan baru dalam bernegara. Pasalnya, orang-orang stres yang menciptakan ilusi-ilusi tak bernalar semacam itu justru banyak pengikutnya.

"Ini banyak orang stres di republik ini," kata Emil. "Menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah ini. Dan, ternyata ada orang yang percaya juga menjadi pengikutnya."

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam mengelola informasi yang diterima. Ia meminta agar publik mengedepankan logika dan rasionalitas dalam mencerna informasi sehingga tidak mudah keblinger dengan hal-hal "halu" semacam itu.

"Warga sebaiknya fokus kita gunakan rasio dalam berkehidupan," lanjut orang nomor satu di Jabar tersebut. "Gunakan aturan perundang-undangan. Jangan percaya terhadap hal-hal yang tak masuk dalam logika akal sehat."

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku telah berkomunikasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung untuk menelusuri keberadaan kelompok tersebut. "Saya sudah ngobrol dengan Kesbangpol, Kesbangpol-lah nanti dengan semuanya akan melihat itu," katanya di sela menghadiri acara di Mapolrestabes Bandung, Jumat (17/1).

Lebih lanjut, Oded meminta agar kelompok tersebut tak membuat kegaduhan. "Bagi saya sebagai kepala daerah yang terpenting siapapun, saya berharap jangan membuat kegaduhan," terangnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts