Ratu Elizabeth Ajak Warga Bersatu Atasi Corona, Pidatonya Jadi Momen Langka Dalam 68 Tahun Tahta
Dunia
Pandemi Virus Corona

Ratu Elizabeth II memberikan pidato perdananya terkait wabah virus Corona pada Minggu (5/4) waktu setempat. Pidatonya ini merupakan yang pertama setelah vakum selama 8 tahun terakhir.

WowKeren - Inggris menjadi salah satu negara yang paling banyak disorot dalam pandemi wabah virus Corona. Pasalnya para petinggi negara itu satu-persatu dikonfirmasi positif terjangkit COVID-19.

Seperti misalnya Perdana Menteri Boris Johnson yang bahkan hari ini (6/4) dilarikan ke rumah sakit karena gejala COVID-19 yang dialami tak kunjung sembuh. Atau Pangeran Charles yang baru-baru ini telah keluar dari masa isolasinya.

Di tengah kondisi itulah Ratu Elizabeth II muncul di hadapan publik untuk memberikan pidato lewat program televisi kerajaan. Ini merupakan momen langka dalam 68 tahun tahtanya, yakni merupakan pidato kelima, dengan yang terakhir digelar pada 2012 lalu.

Pada kesempatan itu, sang ratu pertama-tama mengucapkan terimakasih kepada para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam mengatasi wabah Corona. Tak lupa ia juga mengucapkan terimakasih kepada para masyarakat yang sudah mematuhi peraturan pemerintah agar tetap di rumah saja demi menekan angka penularan wabah.

"Akan tiba waktunya Inggris, bersama-sama, memberikan tepuk tangan atas kerja keras para petugas medis (dalam mengatasi wabah Corona)," ujar Ratu Elizabeth II dalam videonya yang dirilis pada Senin (6/4) dini hari. "Kerja keras tenaga medis akan diingat sebagai bentuk semangat nasional. Simbol itu akan terus diingat oleh anak-anak di masa depan."


Sang ratu menganalogikan momen penanganan wabah Corona ini dengan masa-masa sulit ketika Perang Dunia II. "(Waktu Perang Dunia II) saya berbicara dengan anak-anak yang dievakuasi dari rumah demi keselamatan mereka. Hari ini, sekali lagi, perpisahan menyedihkan semacam ini kembali terulang (namun semua demi keselamatan)," tuturnya.

Oleh karena itu, sang ratu pun berharap agar masyarakat, terutama di tanah Inggris, bersatu padu untuk mengalahkan pandemi yang sudah menginfeksi lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia ini. Ia pun meyakini, dengan persatuan, maka wabah Corona bisa teratasi.

"Kita akan sukses," ujar Ratu Elizabeth II dengan penuh keyakinan. "Kali ini kita akan bergabung dengan seluruh negara, menggunakan seluruh kemampuan kita untuk mengatasi wabah. Kita akan berhasil, dan kesuksesan itu menjadi milik semua orang."

"Bersama-sama kita akan mengalahkan penyakit ini. Dan saya ingin mengingatkan kepada Anda semua, dengan terus bersatu padu, kita bisa mengalahkannya," tegasnya. "Saya harap di masa depan setiap orang dapat dengan bangga menceritakan perjuangan kita mengatasi wabah ini."

Saat ini Inggris masuk dalam 10 besar negara dengan kasus positif COVID-19 terbanyak di dunia, dengan presentase kematian mencapai lebih dari 10 persen. Ratu Elizabeth II sendiri bersama sang suami, Pangeran Phillips, kini menjalani isolasi mandiri di Istana Windsor.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts